kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

RKAB Batubara Berpotensi Dipangkas, Ini Kata Jasindo


Minggu, 01 Maret 2026 / 20:19 WIB
RKAB Batubara Berpotensi Dipangkas, Ini Kata Jasindo
ILUSTRASI. Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema (DOK/Jasindo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemangkasan Rancangan Anggaran Kerja dan Belanja (RKAB) batu bara 2026 turut menjadi perhatian industri asuransi umum. Meski demikian, PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo menilai dampaknya masih bergantung pada kebijakan final serta implementasinya di lapangan.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, hingga saat ini situasi dinilai masih berada dalam koridor yang terkendali.

“Kami memandang dampaknya terhadap industri asuransi masih akan sangat bergantung pada kebijakan final serta implementasinya di lapangan. Pada tahap ini, kami melihat situasi masih dalam koridor yang terkendali,” ujar Brellian kepada Kontan, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, secara umum portofolio asuransi kerugian mayoritas berbasis aset dan memiliki periode pertanggungan tertentu. Dengan karakteristik tersebut, perubahan volume produksi batu bara dalam jangka pendek tidak serta-merta berdampak langsung terhadap kinerja premi.

Baca Juga: Penjualan Mobil Awal 2026 Melesat, Ini Peluang Besar Multifinance!

Namun demikian, Brellian mengakui pada lini tertentu seperti marine cargo, potensi penyesuaian dapat terjadi apabila terdapat perubahan signifikan pada aktivitas distribusi. 

“Untuk lini tertentu seperti marine cargo, potensi penyesuaian dapat terjadi apabila terdapat perubahan signifikan pada aktivitas distribusi. Namun, hal tersebut masih bersifat situasional,” jelasnya.

Ke depan, Jasindo menegaskan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola risiko. Diversifikasi portofolio juga menjadi strategi utama untuk menjaga ketahanan kinerja di tengah dinamika sektor pertambangan.

“Kami terus memantau perkembangan kebijakan serta memastikan pengelolaan risiko dilakukan secara prudent guna menjaga kinerja yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×