kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kebijakan KPR 40 Tahun Disambut Positif, BTN: Tapi Ada Tantangan Besar.


Selasa, 02 Juni 2026 / 05:51 WIB
Kebijakan KPR 40 Tahun Disambut Positif, BTN: Tapi Ada Tantangan Besar.
ILUSTRASI. BTN ungkap strategi agar KPR tenor 40 tahun dapat berhasil


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencermati rencana pemerintah untuk memperpanjang tenor kredit pemilihan rumah (KPR) menjadi 40 tahun. BTN menyebut ada sejumlah syarat agar skema KPR ini terealisasi.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) menyampaikan perpanjangan tenor ini untuk mempermudah masyarakat mencicil KPR.

Dengan tenor yang semakin panjang, diharapkan biaya angsuran per bulannya akan menjadi lebih terjangkau.

Direktur Manajemen Risiko BTN Setiyo Wibowo mengatakan, BTN menyambut positif arah kebijakan baru pemerintah ini.

Baca Juga: Volatilitas Saham Big Banks Pekan Ini Diproyeksi Menurun, Akankah Harganya Menguat?

Setiyo menyebut, dengan perpanjangan tenor KPR, maka minat masyarakat untuk membeli rumah juga turut akan meningkat karena cicilan yang semakin terjangkau.

"Kami melihat rencana KPR tenor panjang sampai 40 tahun sebagai salah satu opsi kebijakan yang positif untuk memperluas akses kepemilikan rumah, terutama bagi generasi muda," kata Setiyo saat dihubungi pekan lalu.

Akan tetapi, Setiyo bilang, bank tidak bisa memberikan skema KPR ini kepada semua debitur. KPR tenor 40 tahun ini, hanya bisa diberikan khusus bagi calon debitur yang masih memiliki sumber keuangan pasca-pensiun.

Pasalnya, tenor 40 tahun ini terbilang sangat panjang. Jika calon debitur mulai mencicil di usia 25 tahun, maka ia bisa saja baru selesai mencicil di usia 65 tahun yang mana sudah masuk usia pensiun.

Sebab itu, Setiyo menjelaskan, bank pasti akan memitigasi risiko KPR macet. Caranya adalah dengan kepastian sumber pendapatan pasca-pensiun yang jelas, asuransi jiwa kredit, atau co-borrower dari keluarga.

"KPR tenor 40 tahun realistis untuk diterapkan, tetapi tidak sebaiknya diberlakukan seragam untuk semua debitur," ujarnya.

Baca Juga: Kredit Investasi Ditopang Program Pemerintah, Berpotensi Tumbuh Melandai Akhir 2026

Maka dari itu, Setiyo bilang, kesuksesan KPR 40 tahun ini akan ditentukan oleh beberapa hal, di antaranya adalah seberapa kuat proses underwriting bank di awal pengajuan KPR, ketersediaan pendanaan jangka panjang agar keuntungan bank tidak tergerus, serta mekanisme monitoring debitur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×