kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Rupiah Melemah, BTN Pastikan Cicilan KPR Tak Terlalu Terdampak


Jumat, 17 April 2026 / 17:25 WIB
Rupiah Melemah, BTN Pastikan Cicilan KPR Tak Terlalu Terdampak
ILUSTRASI. Direksi BTN pastikan KPR aman dari pelemahan rupiah di atas Rp 17.000 per dolar AS.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah tidak memberikan dampak langsung terhadap kinerja penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Hal ini sejalan dengan komposisi bisnis BTN yang hampir seluruhnya berbasis rupiah.

Seperti diketahui, pergerakan mata uang rupiah menembus level psikologis Rp 17.000 per dolar AS dalam beberapa pekan terakhir. 

Direktur Utama Nixon L. P. Napitupulu mengatakan, BTN tidak memiliki eksposur signifikan terhadap valuta asing, termasuk dalam penyaluran KPR, termasuk KPR dengan bunga mengambang atau floating.

Baca Juga: BCA Terima Empat Penghargaan SUN dari Kemenkeu

“BTN itu hampir 100% rupiah. Kami belum punya KPR dalam dolar AS, jadi perubahan kurs tidak berdampak langsung ke kami,” ujarnya saat konferensi pers paparan kinerja perseroan, Rabu (15/4/2026).

Menurut Nixon, dibandingkan nilai tukar, faktor yang lebih berpengaruh terhadap kinerja KPR BTN adalah pergerakan suku bunga. Ia menilai, industri perbankan, khususnya BTN lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga ketimbang fluktuasi nilai tukar.

“BTN lebih sensitif terhadap suku bunga (interest rate sensitive), bukan terhadap nilai tukar (forex rate sensitive),” jelasnya.

Ia menambahkan, pelemahan rupiah memang berpotensi berdampak secara tidak langsung jika memicu kenaikan suku bunga. Namun, kapan dan seberapa besar dampaknya masih sulit dipastikan.

“Kalau kurs berdampak ke suku bunga, itu bisa saja terjadi. Tapi kapan terjadinya, belum tentu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Nixon memperkirakan kondisi suku bunga akan lebih kondusif pada paruh kedua tahun ini. Meski demikian, jika penurunan suku bunga tertunda hingga tahun depan, BTN menilai hal tersebut tidak akan mengganggu kinerja perseroan.

 

“Kami ekspektasikan bunga lebih ramah di semester II. Tapi kalau pun harus mundur ke tahun depan, tidak masalah bagi BTN,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×