kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.894.000   23.000   1,23%
  • USD/IDR 16.420   5,00   0,03%
  • IDX 7.138   43,70   0,62%
  • KOMPAS100 1.041   11,11   1,08%
  • LQ45 813   10,39   1,29%
  • ISSI 223   0,75   0,34%
  • IDX30 424   4,98   1,19%
  • IDXHIDIV20 503   1,43   0,29%
  • IDX80 117   1,42   1,23%
  • IDXV30 119   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 139   1,46   1,06%

RUPST Bank Mandiri: Kepala BPKP jadi Komisaris, Timothy Utama masuk direksi


Senin, 15 Maret 2021 / 17:27 WIB
RUPST Bank Mandiri: Kepala BPKP jadi Komisaris, Timothy Utama masuk direksi
Komisaris Utama Bank Mandiri M. Chatib Basri (tengah) didampingi Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (ketiga kanan) bersama para komisaris dan direksi saat RUPST 2021 di Jakarta, Senin (15/3).


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang digelar Senin (15/3) memutuskan merombak susunan manajemen perusahaan. Dari kursi komisaris, Ardan Adiperdana digantikan Muhammad Yusuf Ateh, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ardan Adiperdana menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri sejak 2016-2021. Ardan juga pernah menjabat Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) periode 2015-2020.

Sementara itu dari sisi kursi Dewan Direksi, Rico Usthavia Frans selaku Direktur Information Technology (TI) Bak Mandiri digantikan oleh Timothy Utama. Timothy sebelumnya menjabat sebagai Managing Director, Head of Operations and Technology Citibank Indonesia sejak 2016-2021.

Sekadar informasi, Rico Usthavia Frans merupakan bankir senior dari internal Bank Mandiri yang telah menduduki direksi sejak tahun 2016. Selama masa kariernya di Bank Mandiri, Rico Usthavia kerap memegang posisi penting di bidang teknologi dan digital.

Selanjutnya: Begini tanggapan Bank Mandiri dan BCA terkait penetapan MDR kartu uang elektronik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×