kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Sempat digelapkan, polisi kembalikan puluhan mobil kreditan ke perusahaan pembiayaan


Rabu, 18 September 2019 / 18:08 WIB
Sempat digelapkan, polisi kembalikan puluhan mobil kreditan ke perusahaan pembiayaan
ILUSTRASI. Polda Metro Jaya dan APPI gelar barang bukti penggelapan kendaraan milik multifinance


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Adapun rincian 37 unit mobil ini sebagai berikut 5 unit milik PT BCA Finance, 9 unit punya PT Astra Sedaya Finance, 2 unit milik PT BFI Finance Indonesia Tbk., 5 unit punya PT Clipan Finance Indonesia Tbk, dan 4 unit milik PT Summit Oto Finance.

Selain itu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk punya 4 unit, PT Verena Multi Finance Tbk miliki 1 unit, PT Mandiri Tunas Finance punya 4 unit, PT Mandiri Utama Finance 1 unit, PT Chandra Sakti Utama Leasing 1 unit, PT Sinar Mitra Sepadan Finance 1 unit.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Sapta Maulana Marpaung menyatakan mobil tersebut ditemukan kebanyakan di luar Jakarta bahkan Pulau Jawa. Namun proses penyidikannya tetap dilakukan di ibu Kota. Mobil ini terjaring lantaran pengendara tidak mampu membuktikan kepemilikan aset tersebut.

Baca Juga: Adira Finance (ADMF) menerbitkan obligasi Rp 1,19 triliun, ini penawaran lengkapnya

“Kita sudah ada kerja sama dengan baik bersama Pasca Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), jadi agak mudah buat kita untuk mendeteksi kepemilikan mobil. Kemungkinan akan bertambah jumlahnya, karena setiap hari mengerjakan tersebut,” ujar Sapta di Jakarta pada Rabu (18/9).

Sapta menyebut terdapat beberapa modus yang dilakukan oleh oknum tersebut. Baik menggunakan data palsu. Ia melihat tren pencurian kendaraan bermotor seiring perkembangan teknologi semakin menurun. Namun, Ia menilai ada tren pengelapan kendaraan bermotor melalui pembiayaan multifinance

“Sekarang yang lagi tren itu satu orang mengajukan kredit ke beberapa finance. Nah memang kita lagi pikirkan regulasinya untuk memperkecil peluang itu. Makanya kita sering-sering komunikasi dengan asosiasi. Supaya pemain-pemain seperti itu tidak ada lagi,” jelas Sapta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×