kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Siap diakuisisi oleh Bangkok Bank, Bank Permata tak bagi dividen


Kamis, 16 April 2020 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang di kantor layanan bank Permata Jakarta.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang tengah dalam proses diakuisisi oleh Bangkok Bank memutuskan untuk tak membagikan dividen dari laba bersih 2019.

Dari laba bersih senilai Rp 1,50 triliun yang didapat perseroan, senilai Rp 10,95 miliar akan dialokasikan sebagai tambahan cadangan wajib sesuai Pasal 70 UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas.

Baca Juga: Ekonom Bank Permata perkirakan BI akan tahan suku bunga acuan di level 4,5%

“Sisa laba bersih setelah dikurangi dengan cadangan wajib tersebut senilai Rp 1,48 triliun dibukukan sebagai laba ditahan perseroan untuk memperkuat permodalan perseroan,” tulis Bank Permata, Kamis (16/4).

Selain memutuskan untuk tidak membagikan dividen, RUPST juga memutuskan untuk menyetujui pengunduran diri Komisaris Independen Zulkifli Zaini.

Sebelum berlabuh ke Bank Permata, ia sejatinya meniti karir sebagai bankir pada bank pelat merah. Zulkifli pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan menjadi Komisaris PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)).

Baca Juga: Likuiditas Perbankan Masih Mencukupi Menangkal Efek Pandemi Corona (Covid-19)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×