kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

SMF bidik sekuritisasi naik 30% pada 2018


Senin, 09 Oktober 2017 / 18:10 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) optimistis pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) akan bertumbuh tahun depan.

"Kami targetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman dan sekuritisasi 20%-30% pada tahun depan," kata Direktur Manajemen Risiko dan IT SMF, Trisnaldi Yulrisman pada acara media gathering akhir pekan lalu.

Trisnaldi mengatakan, SMF menargetkan penerbitan sekuritisasi KPR sebesar Rp 2 triliun pada tahun ini. Sampai Juni, realisasinya sudah mencapai Rp 1 triliun.

SMF juga berencana menerbitkan sekuritisasi KPR syariah. Pada 5 Oktober 2017, SMF sudah berbincang dengan Dewan Syariah Majelis Ulama Indonesia. Penerbitan Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) akan bekerja sama dengan BTN Syariah.

Namun, manajemen belum bisa memastikan waktu penerbitan EBAS-SP ini, lantaran ada beberapa aturan yang harus dikaji ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×