kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SMF bidik sekuritisasi naik 30% pada 2018


Senin, 09 Oktober 2017 / 18:10 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) optimistis pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) akan bertumbuh tahun depan.

"Kami targetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman dan sekuritisasi 20%-30% pada tahun depan," kata Direktur Manajemen Risiko dan IT SMF, Trisnaldi Yulrisman pada acara media gathering akhir pekan lalu.

Trisnaldi mengatakan, SMF menargetkan penerbitan sekuritisasi KPR sebesar Rp 2 triliun pada tahun ini. Sampai Juni, realisasinya sudah mencapai Rp 1 triliun.

SMF juga berencana menerbitkan sekuritisasi KPR syariah. Pada 5 Oktober 2017, SMF sudah berbincang dengan Dewan Syariah Majelis Ulama Indonesia. Penerbitan Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) akan bekerja sama dengan BTN Syariah.

Namun, manajemen belum bisa memastikan waktu penerbitan EBAS-SP ini, lantaran ada beberapa aturan yang harus dikaji ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×