kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.891   -9,00   -0,05%
  • IDX 7.924   -11,32   -0,14%
  • KOMPAS100 1.116   -1,22   -0,11%
  • LQ45 813   -2,22   -0,27%
  • ISSI 278   0,36   0,13%
  • IDX30 426   -0,54   -0,13%
  • IDXHIDIV20 514   -1,01   -0,20%
  • IDX80 125   0,03   0,02%
  • IDXV30 138   -0,40   -0,29%
  • IDXQ30 139   -0,20   -0,14%

SMF bidik sekuritisasi naik 30% pada 2018


Senin, 09 Oktober 2017 / 18:10 WIB
SMF bidik sekuritisasi naik 30% pada 2018


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) optimistis pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) akan bertumbuh tahun depan.

"Kami targetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman dan sekuritisasi 20%-30% pada tahun depan," kata Direktur Manajemen Risiko dan IT SMF, Trisnaldi Yulrisman pada acara media gathering akhir pekan lalu.

Trisnaldi mengatakan, SMF menargetkan penerbitan sekuritisasi KPR sebesar Rp 2 triliun pada tahun ini. Sampai Juni, realisasinya sudah mencapai Rp 1 triliun.

SMF juga berencana menerbitkan sekuritisasi KPR syariah. Pada 5 Oktober 2017, SMF sudah berbincang dengan Dewan Syariah Majelis Ulama Indonesia. Penerbitan Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) akan bekerja sama dengan BTN Syariah.

Namun, manajemen belum bisa memastikan waktu penerbitan EBAS-SP ini, lantaran ada beberapa aturan yang harus dikaji ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×