kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.893   11,00   0,06%
  • IDX 6.306   -67,43   -1,06%
  • KOMPAS100 824   -11,76   -1,41%
  • LQ45 627   -7,09   -1,12%
  • ISSI 218   -2,39   -1,09%
  • IDX30 351   -3,79   -1,07%
  • IDXHIDIV20 426   -3,12   -0,73%
  • IDX80 94   -1,29   -1,35%
  • IDXV30 118   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,90   -0,81%

SMI Bakal Rilis Obligasi Rp 8 Triliun Hingga Rp 10 Triliun di Sepanjang Tahun 2026


Selasa, 03 Maret 2026 / 19:17 WIB
SMI Bakal Rilis Obligasi Rp 8 Triliun Hingga Rp 10 Triliun di Sepanjang Tahun 2026
ILUSTRASI. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Luncurkan Kerangka Pendanaan Berkelanjutan (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berencana menerbitkan surat utang alias obligasi sebesar Rp 8 hingga Rp 10 triliun di sepanjang tahun 2026 ini.

Hal tersebut diungkap dalam Media Briefing di Kantor PT SMI, Sahid Sudirman Center, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

"Terkait dengan rencana penerbitan obligasi tahun 2026 ini di kisaran Rp 8 triliun sampai Rp 10 triliun untuk penerbitannya," ujar Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti.

Baca Juga: OJK Ungkap Tantangan Berat Asuransi: Bencana hingga Spin Off UUS 2026

Sementara itu, Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah mengatakan, pihaknya telah menerbitkan obligasi sejak tahun 2018. Menurutnya, selama ini penerbitan obligasi menyasar pada korporasi dan beberapa perusahaan keuangan.

"Namun memang investor daripada obligasi yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur ini, saat ini sebagian besar adalah korporasi, (seperti) perbankan,dana pensiun, asuransi," katanya di lokasi yang sama.

Namun, Reynaldi menuturkan, yang membedakan dalam penerbitan obligasi PT SMI di tahun ini yakni perusahaan hendak merangkul lebih banyak partisipasi dari masyarakat.

"Kami ingin memperbesar atau memberikan kesempatannya lebih luas kepada masyarakat umum untuk bisa ikut menikmati penerbitan obligasi ini. Karena pada dasarnya penerbitan obligasi ini, dana ini akan dipakai untuk melakukan pembiayaan-pembiayaan proyek infrastruktur di Indonesia secara berkelanjutan," tuturnya.

Lebih lanjut, Reynaldi menyatakan, pihaknya selalu memilih proyek-proyek yang memiliki multiplier effect untuk dibiayai. Hal ini demi memberi dampak positif kepada pembangunan dan juga masyarakat di tanah air.

"Apa dampak kepada masyarakat atas terbangunnya sekolah, terbangunnya rumah sakit, terbangunnya mini hydro. Jadi kita tidak melulu hanya melihat dari sisi keuntungan finansial, tetapi dari sisi dampak yang dihasilkan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×