kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Standard Chartered Indonesia target turunkan BOPO


Rabu, 07 September 2016 / 10:54 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Standard Chartered Bank Indonesia memprediksi rasio biaya operasional dibanding pendapatan operasional atau BOPO pada semester II 2016 diprediksi akan melakukan penurunan. Hal ini seiring dengan program efisiensi biaya.

Lea Kusumawijaya Direktur Keuangan Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan, selain efisiensi, yang dilakukan bank adalah dengan menurunkan cadangan kerugian pencadangan nilai aset keuangan secara bertahap. "Kami prediksi BOPO akan relatif stabil di tahun depan dengan program efisiensi yang dilakukan," ujar Lea kepada KONTAN, Rabu, (7/9).

Pada semester I 2016, Standard Chartered Bank Indonesia mencatatkan kenaikan BOPO sebesar 588 bps yoy menjadi 97,53%. Lea mengatakan, kenaikan BOPO ini disebabkan karena peningkatan transaksi derivatif dan surat berharga.

Meskipun BOPO naik, tercatat pada semester 1, biaya operasional masih mengalami sedikit penurunan. Hal ini sejalan dengan program efisiensi upaya yang dijalankan sejak paruh kedua tahun lalu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×