kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Strategi bankir tingkatkan bisnis private banking


Selasa, 21 Maret 2017 / 10:46 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Beberapa bankir mengaku sudah menyiapkan strategi untuk menjaring dana deklarasi tax amnesty. Salah satu strategi bankir adalah mengoptimalkan bisnis private banking.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA mengatakan, pada tahun ini BCA akan mencoba lebih meningkatkan bisnis private banking. “Ada dua produk unggulan yaitu bank assurance dan asuransi lainnya,” ujar Jahja kepada KONTAN, Senin (20/3).

Untuk meningkatkan bisnis private banking, BCA akan mengoptimalkan empat jalur. Pertama adalah refferal, kedua distribusi, ketiga dengan pemasaran langsung atau telemarketing dan keempat adalah dengan channel korporasi.

John Simon, Direktur Treasury & Capital Market Bank CIMB Niaga mengatakan bisnis private banking merupakan salah satu bisnis unggulan. “Kami selalu memastikan kecocokan produk derivatif dengan risiko masing masing nasabah,” ujar John.

Selain private banking, CIMB Niaga juga berencana untuk memaksimalkan bisnis wealth management dari nasabah. Apalagi bank berkode BNGA ini sudah lama mendapatkan izin untuk menawarkan produk derivatif atau struktur produk.

Tahun ini, bank CIMB mengaku akan terus meningkatkan pilihan produk derivatif atau struktur produk yang ditawarkan ke nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×