kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sun Life pede jumlah agen tumbuh di atas 58%


Rabu, 19 Februari 2014 / 16:32 WIB
Sun Life pede jumlah agen tumbuh di atas 58%
ILUSTRASI. PT Pertamina menyesuaikan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Oktober 2022. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Sun Life Financial Indonesia percaya diri sekali akan mengantongi peningkatan agen di atas 58% hingga akhir tahun nanti. Optimisme ini bukan isapan jempol, mengingat perseroan masih akan menggenjot jumlah tenaga pemasarnya.

Saat ini, jumlah agen Sun Life tercatat sebanyak 7.250 orang. Seluruhnya sudah memiliki lisensi dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia. “Hingga kuartal ketiga tahun lalu, pertumbuhan agen kami 58%. Di tahun ini, harapannya tentu di atas itu,” ujarnya Elin Waty, Chief Distribution Officer Sun Life, kepada KONTAN, Rabu (19/2).

Padahal, menurut dia, pada periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan agen industri hanya berkisar 15% - 19%. Tak heran, jika perseroan yang berbasis di Toronto, Kanada ini cukup pede kan? Apalagi, jalur distribusi keagenan memegang peranan penting dalam pertumbuhan premi perseroan. Kontribusi kanal ini mencapai 72% - 73% dari total premi.

Sedangkan sisanya, berasal dari Alternate Distribution Channel, yang di antaranya melalui jalur direct marketing telemarketing(DMTM), in branch, dan bundling product. Dari seluruh produk yang dilego perseroan, unitlink atawa produk asuransi berbasis investasi masih mendominasi.

Makanya, kami kira, agen bisa tumbuh di atas realisasi tahun lalu. Hingga kuartal ketiga, pertumbuhan agen 58%, kuartal keempat diprediksi tumbuh lebih tinggi lagi,” imbuh Elin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×