kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Survei BI: Bunga KPR Bank Pembangunan Daerah (BPD) masih paling mahal


Selasa, 12 Februari 2019 / 20:20 WIB
Survei BI: Bunga KPR Bank Pembangunan Daerah (BPD) masih paling mahal

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) menunjukan rata-rata suku bunga KPR tertinggi ada di Bank Pembangunan Daerah (BPD). Per akhir Desember 2018 rata-rata suku bunga KPR BPD berada di level 11,79%, meski begitu jumlah ini menurun dari periode September 2018 yang sempat menyentuh 12,21%.

Menyusul BPD, rata-rata bunga KPR Bank Persero relatif tinggi 9,82% per kuartal IV-2019 turun dari kuartal sebelumnya 10,04%. Sementara rata-rata bunga KPR Bank Swasta Nasional (BUSN) berada di 9,54% sedangkan Bank Asing dan Campuran memiliki bunga paling rendah 6,39%.


Dalam survei ini, pembelian hunian melalui skema kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KTA) tercatat menyusut secara kuartalan. Kuartal IV 2018 tercatat hanya naik 1,14% (quater to quarter/qtq), jauh lebih rendah dari kuartal III 6,45%. Posisi ini juga menjadi yang paling kecil sejak kuartal I-2017.

Di sisi lain, pertumbuhan KPR/KPA secara tahunan masih tercatat tumbuh tinggi 13,9% secara year on year (yoy) di akhir kuartal IV tahun lalu. Walau begitu, pertumbuhan ini masih jauh lebih rendah dibanding kenaikan di kuartal III yang melesat 17,31% yoy.

Tak sepenuhnya melambat, secara tahunan pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) justru meningkat sebesar 158,17% yoy pada triwulan IV 2019, lebih tinggi dibandingkan 89,87% yoy pada triwulan sebelumnya. Dus, penyaluran FLPP pada tahun 2018 menjadi sebesar Rp 5,89 triliun berhasil melampaui target yag ditetapkan Rp 4,83 triliun.




TERBARU

Close [X]
×