kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Pasar Otomotif Positif, Adira Finance: Efek Transmisi ke Multifinance Butuh Waktu


Kamis, 19 Maret 2026 / 05:58 WIB
Pasar Otomotif Positif, Adira Finance: Efek Transmisi ke Multifinance Butuh Waktu
ILUSTRASI. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan mobil yang terbilang positif pada awal tahun ini tak serta-merta langsung berdampak terhadap penyaluran pembiayaan. Asal tahu saja, Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler tumbuh 12,2% secara year on year (YoY), mencapai 81.159 unit pada Februari 2026. 

Selain itu, penjualan mobil secara ritel atau dari diler ke konsumen juga menunjukkan pertumbuhan positif 11,9% YoY, menjadi 78.219 unit pada Februari 2026.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melihat kenaikan penjualan mobil pada awal tahun sebagai sinyal awal yang positif.

Namun, Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan kondisi itu belum cukup untuk langsung dikategorikan sebagai penguatan pasar yang solid bagi industri multifinance. 

Baca Juga: Tugure Catatkan Kinerja Positif Terkait Hasil Investasi pada 2025

"Hal itu karena transmisi dari pasar otomotif ke multifinance biasanya membutuhkan waktu, mengingat pertumbuhan piutang pembiayaan ditentukan bukan hanya oleh penjualan kendaraan, melainkan konversi menjadi pembiayaan baru, tenor, kualitas kredit, serta dinamika pelunasan portofolio berjalan," katanya kepada Kontan, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Gani memandang tren positif pasar otomotif awal tahun ini sebagai peluang yang baik untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan. Meski demikian, di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, dia bilang perusahaan akan tetap mengedepankan prinsip pertumbuhan yang sehat. 

"Oleh karena itu, strategi penyaluran pembiayaan akan tetap dilakukan secara prudent, selektif, dan berbasis kualitas. Dengan demikian, keseimbangan antara ekspansi dan pengelolaan risiko tetap terjaga," tuturnya.

Baca Juga: OJK: Inflasi Medis Masih Jadi Tantangan bagi Asuransi Kesehatan Tahun Ini

Mengenai kinerja, Gani mengungkapkan total penyaluran pembiayaan baru Adira Finance tercatat Rp 8 triliun per Februari 2026. Dia menyebut angkanya tumbuh positif, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Adapun segmen otomotif menjadi kontributor utama penopang kinerja perusahaan dengan porsi 70% dari total pembiayaan baru perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×