kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Tapering stimulus AS dapat menstabilkan rupiah


Kamis, 19 Desember 2013 / 11:30 WIB
Tapering stimulus AS dapat menstabilkan rupiah
ILUSTRASI. Peringatan dini cuaca besok hujan lebat dari BMKG, provinsi mana saja berstatus Siaga dan Waspada terhadap bencana? ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, Rabu (18/12), mengumumkan pengurangan stimulus (tapering off) yang akan dimulai pada Januari 2014. Nilai pengurangan stimulus sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 75 miliar dari sebelumnya US$ 85 miliar. Rincian pengurangan, US$ 5 miliar untuk pembelian mortgage-backed securities (MBS) dan US$ 5 miliar untuk treasury securities.

Bank Indonesia (BI) menilai, langkah The Fed untuk mengurangi stimulus moneternya bulan depan akan menstabilkan rupiah. Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI menerima keputusan tersebut kendati jumlah pengurangan stimulus moneter lebih kecil daripada yang diperkirakan.

"Yang lebih penting, pernyataaan tersebut memberikan kepastian arah kebijakan moneter the Fed," ujar Perry, Kamis (19/12).

Perry mengatakan langkah tersebut akan berdampak positif terhadap kestabilan pasar keuangan, termasuk kestabilan rupiah. Pengurangan stimulus moneter dilakukan karena ekonomi AS tengah mengalami perbaikan dari reses. Perry mengatakan perbaikan ekonomi AS akan memperbaiki ekspor Indonesia terutama dari sektor manufaktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×