kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.644   58,00   0,33%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tengah Proses Raih Pendanaan, Valuasi eFishery Bisa Naik Hingga US$ 1,2 Miliar


Rabu, 19 April 2023 / 20:25 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Startup agritech eFishery sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk putaran pendanaan yang akan meningkatkan valuasinya menjadi US$ 1,2 miliar. 

Startup yang didukung oleh investor termasuk SoftBank Group Corp. dan Temasek Holdings Pte itu ditetapkan untuk mendapatkan pendanaan baru sekitar US$ 100 juta, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. 

42XFund, yang pendukungnya termasuk perusahaan intelijen buatan kerajaan Abu Dhabi Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan G42, sedang dalam pembicaraan untuk memimpin putaran, kata orang-orang, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena masalah itu bersifat pribadi.

Baca Juga: Mimpi eFishery Memboyong Udang ke Paman Sam

Negosiasi sedang berlangsung dan ukuran putaran masih bisa berubah. Investor lain juga bisa muncul, kata mereka. Putaran Seri C startup senilai US$ 90 juta pada bulan Januari tahun lalu bernilai lebih dari US$ 400 juta.

Perwakilan eFishery menolak berkomentar. Seorang pejabat 42XFund mengonfirmasi rencana dana untuk berinvestasi di perusahaan itu, menyebutnya sebagai peluang investasi yang menarik, tetapi menolak mengomentari jumlah pastinya.

Diluncurkan pada tahun 2013 oleh co-founder dan Chief Executive Officer Gibran Huzaifah, eFishery telah mengerahkan ribuan feeder untuk melayani lebih dari 30.000 petambak ikan dan udang di Indonesia, menurut pernyataan perusahaan tahun lalu. EFishery juga memberi petani akses ke pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×