Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyelenggara layanan urun dana atau securities crowdfunding (SCF) PT Dana Aguna Nusantara atau Danamart mencatat total penerbitan dana secara kumulatif telah menembus Rp 188 miliar hingga awal Oktober 2026.
Head of Marketing Communication Danamart Cindera Hegawan mengatakan kinerja perusahaan pada kuartal III-2026 masih terjaga dengan baik. Adapun fokus bisnis diarahkan pada pada pertumbuhan yang sehat dengan memperhatikan kualitas penerbitan, kebutuhan pendanaan pelaku usaha, serta transparansi kepada pemodal.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kebutuhan terhadap alternatif pendanaan melalui SCF masih cukup kuat.
Baca Juga: Danamart Targetkan Pendanaan SPKLU Rp 1,6 Miliar lewat Securities Crowdfunding
“Secara umum, kinerja Danamart pada kuartal III 2026 masih terjaga,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (13/10/2026).
Secara kinerja, ia menyebut salah satu faktor yang mendukung kinerja Danamart adalah makin beragamnya kebutuhan pendanaan pelaku usaha, mulai dari ekspansi bisnis, pengadaan, hingga pengembangan proyek.
Di sisi lain, pemahaman masyarakat terhadap SCF juga terus berkembang sehingga membuka peluang untuk mempertemukan kebutuhan pendanaan sektor riil dengan minat investasi masyarakat.
Memasuki kuartal IV-2026, Danamart melihat peluang pertumbuhan masih terbuka, terutama pada sektor yang memiliki kebutuhan pembiayaan nyata dan didukung prospek jangka panjang. Salah satu sektor yang dinilai menarik adalah infrastruktur kendaraan listrik, termasuk pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Baca Juga: Urun Dana Danamart Menggaet 11.500 Investor, Skema Project Financing Paling Diminati
Namun, Danamart menilai industri tetap perlu menjaga kualitas penerbit dan memastikan setiap proyek yang ditawarkan memiliki fundamental serta prospek bisnis yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sejalan dengan itu, untuk sisa tahun ini Danamart masih melihat pipeline yang cukup positif dari sejumlah sektor, termasuk infrastruktur dan bisnis yang mendukung ekonomi berkelanjutan.
Meski demikian, perusahaan tetap mengedepankan pendekatan yang selektif dan tidak sekadar mengejar pertumbuhan pendanaan saja. Upaya ini dilakukan dengan memastikan kualitas dan keberlanjutan bisnis dari setiap penerbit yang masuk ke platform mereka.
Baca Juga: Urun Dana Danamart Catat Penghimpunan Dana Rp181 Miliar hingga Agustus 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














