kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Transaksi Debit Contactless BRI Tembus Rp 15,9 Triliun pada Kuartal I-2026


Jumat, 01 Mei 2026 / 19:27 WIB
Transaksi Debit Contactless BRI Tembus Rp 15,9 Triliun pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Pertumbuhan Laba Bersih Bank BRI (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat pertumbuhan pesat penggunaan layanan pembayaran nirsentuh atau contactless pada kartu debit selama kuartal I-2026. Lonjakan ini sejalan dengan upaya perseroan memperkuat ekosistem pembayaran digital.

BRI mencatat frekuensi transaksi contactless menggunakan kartu debit tumbuh 1.144% secara tahunan (year on year/YoY) pada periode Januari—Maret 2026. Sementara itu, nilai transaksinya mencapai Rp 15,9 triliun atau naik 1.195% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi jumlah kartu, BRI menyebut kartu debit contactless yang diluncurkan sejak Oktober 2024 kini telah mencapai 1 juta kartu, meningkat 796% YoY.

Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto mengatakan, pengembangan layanan contactless merupakan bagian dari transformasi BRIvolution Reignite, khususnya dalam memperkuat bisnis pendanaan berbasis dana murah.

“Pengembangan layanan seperti contactless menjadi bagian dari pilar transformasi funding franchise. Untuk memperkuat funding tersebut, BRI terus mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah melalui pengembangan ekosistem pembayaran,” ujar Aquarius dalam keterangan resmi, Jumat (1/5).

Baca Juga: Lagi Murah! Dirut BRI Sarankan Investor Borong Saham BBRI, Ini Alasannya

Ia menambahkan, layanan contactless difokuskan pada segmen ritel agar transaksi nasabah menjadi lebih praktis sekaligus memperkuat basis dana murah perseroan.

Selain mendorong transaksi, layanan ini juga mulai menopang pendapatan berbasis komisi atau fee based income (FBI). BRI mencatat pendapatan dari layanan contactless tumbuh 770,5% YoY.

Menurut Aquarius, pertumbuhan tersebut menunjukkan layanan contactless tidak hanya berkembang dari sisi volume penggunaan, tetapi juga mulai memberi kontribusi finansial bagi perusahaan.

“Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya adopsi teknologi pembayaran nirsentuh di masyarakat, sekaligus menunjukkan efektivitas transformasi digital BRI dalam menghadirkan layanan transaksi yang lebih cepat, praktis, dan aman,” tutupnya.

Baca Juga: BRI Bukukan Laba Bersih Rp 15,5 Triliun pada Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×