Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat volume transaksi Qlola by BRI di Februari 2026 mencapai Rp 2.143,37 triliun. Fitur ini digunakan untuk terus meningkatkan layanan yang memudahkan pelaku usaha.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menyebut ini menjadi sinyal dari semakin tingginya kebutuhan pelaku usaha akan platform layanan yang responsif dan cepat.
Qlola by BRI sendiri merupakan inovasi layanan BRI berupa Integrated Corporate Solution Platform yang memudahkan penggunanya untuk mengakses berbagai produk dan layanan BRI hanya dengan satu kali log in (Single Sign On).
Baca Juga: AAUI Catat Premi Asuransi Rangka Kapal Naik 14,7% pada 2025
"Melalui platform ini, BRI tidak hanya memfasilitasi aktivitas transaksi, tetapi juga membantu nasabah dalam mengelola bisnis secara lebih terarah," tulis Riko dalam keterangan resminya, Minggu (29/3/2026).
Riko menyebut layanan ini ditujukan BRI untuk para pelaku bisnis agar lebih mudah dalam mengelola segala jenis transaksi serta aktivitas keuangan bisnis yang dijalankannya.
Hingga Februari 2026, jumlah pengguna Qlola by BRI tercatat meningkat 33% secara tahunan (yoy). Qlola by BRI juga mencatat perhimpunan dana murah (CASA) sebesar Rp 369,35 triliun, atau tumbuh 27% (yoy).
Riko memastikan BRI akan terus menghadirkan layanan yang adaptif dengan kebutuhan nasabah. Qlola by BRI diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran operasional pelaku usaha sekaligus mendukung pengambilan keputusan.
"Pengembangan Qlola by BRI merupakan bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang," tulis Riko.
Ke depannya, Riko menegaskan BRI akan terus berkomitmen mendukung nasabah dalam mengelola bisnis. Qlola by BRI merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan layanan yang relevan di berbagai segmen.
Baca Juga: Ketidakpastian Global dan Domestik Membayangi Fundamental Perbankan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













