kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Tugu Mandiri incar premi Rp 2 miliar dari Transnet


Jumat, 10 Oktober 2014 / 18:46 WIB
ILUSTRASI. Gejala Penyakit Hepatitis yang Harus Segera Disadari


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri mengincar pemasukan premi sebesar Rp 2 miliar di tahun 2015 lewat kerja samanya dengan PT Transnet Sukses Mandiri (TNETS) dalam program perlindungan asuransi kecelakaan diri.

Fauzi Arfan, Pejabat Sementara Direktur Utama Tugu Mandiri mengatakan, pendapatan premi Rp 2 miliar tersebut berasal dari pemasaran produk asuransi TNETS Personal Accident yang diperkirakan laris manis dibeli oleh anggota TNETS.

Preminya sendiri diklaim cukup terjangkau, yakni Rp 100 ribu per orang per tahun untuk menjamin risiko kecelakaan diri anggota TNETS. TNETS memiliki 40.000 anggota. “Kami berharap, kami bisa menjamin risiko dari setidaknya 20.000 anggota mereka atau berarti premi sekitar Rp 2 miliar,” imbuh dia, Jumat (10/10).

Tugu Mandiri dengan TNETS menandatangani kerja sama untuk program asuransi kecelakaan diri bagi para anggota TNETS yang akan melakukan perjalanan ke dalam dan luar negeri, untuk perjalanan wisata maupun wisata rohani. Bagi Tugu Mandiri, kerja sama ini sendiri berpotensi untuk merangkul nasabah ritel.

Sementara bagi TNETS, Ratnawaty Wisarta, Direktur Utama TNETS, bundling asuransi kecelakaan diri pada keanggotaannya akan memberikan nilai tambah untuk melengkapi kebutuhan perlindungan asuransi anggotanya. Sehingga, dapat meningkatkan hubungan dan menjadikan TNETS sebagai agen perjalanan pilihan utamanya.

TNETS merupakan perusahaan agen perjalanan wisata dan rohani. Perusahaan yang baru berdiri sejak 12 Januari 2012 tersebut tercatat memiliki 40.000 anggota di 50 kota di Indonesia. Anggota-anggota TNETS adalah komunitas-komunitas pelancong dalam dan luar negeri. “Kami ingin seluruh anggota TNETS nantinya memanfaatkan perlindungan dari Tugu Mandiri,” terang Fauzi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×