Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 511,26 triliun per Juni 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan nilai piutang pembiayaan per Juni 2026 tumbuh 1,88% secara tahunan (YoY).
"Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 6,36% YoY," ujarnya dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Pembiayaan Alat Berat BFI Finance Tumbuh 10,3% pada Semester I-2026
Jika ditelaah, pertumbuhan piutang pembiayaan Juni 2026 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Mei 2026 yang tumbuh 1,71% YoY dengan nilai Rp 513,19 triliun.
Agusman menerangkan profil risiko pembiayaan tetap terjaga, yang mana Non Performing Financing (NPF) net multifinance tercatat sebesar 0,81% per Juni 2026.
Adapun angka tersebut menurun atau membaik dari pencapaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,85%.
Agusman menambahkan, NPF gross perusahaan pembiayaan per Juni 2026 sebesar 3,01%. Angkanya terbilang membaik atau menurun, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,06%.
Baca Juga: WOM Finance Terapkan Sejumlah Strategi Ini Guna Tingkatkan Kinerja hingga Akhir 2026
Sementara itu, angka gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat stabil sebesar 2,14 kali per Juni 2026. Adapun angkanya sama, dibandingkan posisi Mei 2026 yang juga sebesar 2,14 kali.
"Angkanya masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," kata Agusman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
