kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.072   12,00   0,07%
  • IDX 5.384   55,40   1,04%
  • KOMPAS100 696   9,50   1,38%
  • LQ45 544   7,81   1,46%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 304   3,62   1,20%
  • IDXHIDIV20 399   5,29   1,35%
  • IDX80 80   1,12   1,42%
  • IDXV30 111   1,10   1,00%
  • IDXQ30 101   1,48   1,49%

Volatilitas Pasar Modal Bisa Ubah Pilihan Investasi Pemegang Polis Unitlink


Kamis, 22 Oktober 2026 / 15:14 WIB
Volatilitas Pasar Modal Bisa Ubah Pilihan Investasi Pemegang Polis Unitlink
ILUSTRASI. OJK mencatat premi unitlink tumbuh 18,34% menjadi Rp 31,82 triliun per Agustus 2026 di tengah volatilitas pasar keuangan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati bahwa volatilitas pasar modal dan fluktuasi nilai tukar rupiah dapat memengaruhi persepsi risiko masyarakat terhadap Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink.

Dalam kondisi tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menilai preferensi pemegang polis terhadap pilihan subdana investasi di unitlink dapat berubah.

"Terutama kecenderungan memilih instrumen yang lebih konservatif, seperti pasar uang dan pendapatan tetap, untuk memitigasi risiko volatilitas pasar dalam jangka pendek," ungkapnya.

Meski demikian, Ogi menerangkan unitlink tetap memiliki karakteristik tersendiri. Sebab, produk ini mengombinasikan perlindungan asuransi jangka panjang dengan potensi pertumbuhan nilai investasi.

Baca Juga: OJK Atur Lebih Rinci Penyelenggaraan Program DKPK oleh DPLK di Perubahan POJK 27/2023

Terkait kinerja, OJK mencatat pendapatan premi unitlink di industri asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 31,82 triliun per Agustus 2026. Nilainya meningkat Rp 4,93 triliun atau 18,34% secara year on year (YoY).

Produk tersebut memakan porsi sebesar 25,31% terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa per Agustus 2026.

Ogi menjelaskan capaian tersebut menunjukkan bahwa unitlink masih mencatatkan pertumbuhan premi yang positif, meskipun perkembangannya ke depan tetap dipengaruhi kondisi pasar keuangan dan preferensi masyarakat.

Oleh karena itu, dia bilang OJK terus mendorong pengembangan unitlink yang mengedepankan transparansi informasi, kesesuaian produk dengan kebutuhan dan profil risiko pemegang polis, serta pengelolaan risiko yang memadai. Dengan demikian, perlindungan konsumen dan keberlanjutan industri tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×