: WIB    —   
indikator  I  

Adira Finance rilis obligasi dan sukuk mudharabah

Adira Finance rilis obligasi dan sukuk mudharabah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) kembali menerbitkan obligasi dan sukuk mudharabah. Kali ini, perusahaan pembiayaan tersebut mematok jumlah pokok masing-masing senilai Rp 1,3 triliun dan Rp 200 miliar.

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, Adira Finance berencana melakukan penawaran umum berkelanjutan melalui Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 9 triliun. Lalu, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 1 triliun.

Surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap I Tahun 2017 menawarkan tiga seri. Pertama, Seri A dengan jumlah pokok senilai Rp 316 miliar dengan kupon tetap sebesar 6,15% p.a per tahun. Seri bertenor 370 hari ini bakal jatuh tempo pada 22 Desember 2018.

Kedua, Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp 893 miliar menawarkan kupon tetap sebesar 7,45% p.a per tahun. Efek bertenor 36 bulan ini akan kedaluwarsa pada 12 Desember 2020. Ketiga, Seri C dengan nilai pokok sejumlah Rp 91 miliar dengan kupon tetap 7,55% p.a per tahun. Surat utang bertenor 60 bulan ini akan jatuh tempo pada 12 Desember 2022.

Sementara, pada penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance Tahap I Tahun 2017 juga membaginya ke dalam tiga seri. Pertama, Seri A dengan nilai pokok sebesar Rp 90 miliar ini menawarkan bagi hasil floating per tahun. Seri bertenor 370 hari ini akan jatuh tempo pada 22 Desember 2018.

Lalu kedua, Seri B dengan nilai pokok Rp 55 miliar juga menawarkan imbal hasil floating yang akan kedaluwarsa pada 12 Desember 2020. Adira Finance mematok seri ini bertenor 36 bulan. Ketiga, seri C dengan nilai pokok sejumlah Rp 55 miliar yang menawarkan imbal hasil floating. Efek bertenor 60 bulan tersebut akan jatuh tempo pada 12 Desember 2022.

Adapun yang perlu dicatat, tanggal efektif kedua surat utang ini jatuh pada 4 Desember 2017 dengan masa penawaran umum pada 6 hingga 7 Desember 2017. Sementara, tanggal penjatahan pada 8 Desember 2017 dan distribusi secara elektronik pada 12 Desember 2017.

Kemudian, obligasi dan sukuk mudharabah ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 13 Desember 2017. Adira bakal membayar kupon dan bagi hasil setiap tiga bulan alias triwulan dengan pembayaran pertama jatuh pada 12 Maret 2018.

Adira Finance menunjuk PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk mudharabah.

 


Reporter Umi Kulsum
Editor Dessy Rosalina

MULTIFINANCE

Feedback   ↑ x