: WIB    --   
indikator  I  

Bankir ramal bunga kredit turun tipis di kuartal 2

Bankir ramal bunga kredit turun tipis di kuartal 2

JAKARTA. Sejumlah bankir memproyeksi suku bunga kredit rupiah akan turun di kuartal kedua tahun ini. Meski begitu, penurunan tidak akan jauh berbeda dengan penurunan bunga kredit yang terjadi pada tiga bulan pertama 2017.

Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Parwati Surjaudjaja menyatakan, pihaknya per Maret 2017 telah menurunkan bunga kredit rupiah sebanyak 110 basis poin (bps). Ia optimistis, bunga kredit akan turun lagi meski tidak banyak, terutama pada April dan Mei 2017.

"Kelihatannya masih akan turun, tapi harusnya tidak banyak lagi, penurunan year on year (yoy) bunga kredit posisi saat ini jauh di atas penurunan yoy bunga deposito," katanya, Kamis (11/5).

Senada, Direktur Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan menilai, penurunan suku bunga pada kuartal kedua mungkin terjadi, apabila kondisi likuiditas di pasar dapat terjaga.

"Kami dalam 12 bulan terakhir sudah menurunkan bunga kredit khususnya di KPR hampir 200 bps, kalau bunga turun terus kan bagus untuk industri dan masyarakat," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/5).

Menurut Lani, penurunan bunga kredit setahun terakhir ini sangat dipengaruhi penurunan biaya dana, serta menurunnya bunga acuan BI 7-Days RR Rate. Untuk menurunakan biaya dana atau cost of fund, CIMB Niaga akan meningkatkan porsi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) perseroan.

"Kita bisa turunkan karena porsi CASA (CIMB Niaga) naik, dari 46% di 2014 sampai di Kuartal I 2017 54,8%, biaya bunga tahun lalu juga sudah diturunkan, kalau porsi dana murah dipertahankan dan terus ditingkatkan bunga pinjaman bisa terus turun," imbuh Lani.

Selain itu, Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Glen Glenardi menilai, meski secara umum suku bunga kredit di kuartal II turun, pada realisasinya penurunan kredit tidak secara keseluruhan.

Lanjut Glen, penurunan bunga kredit tergantung pada kontribusi seberapa besar debitur menggunakan produk atau permintaan kredit ke perbankan. "Penurunan suku bunga kredit biasanya mengikuti biaya dana, selama 2017 kita sudah turunkan bunga 0,5% sampai 1%," katanya

Bank Indonesia dalam analisis uang beredar, mencatat per Maret 2017 suku bunga kredit tercatat sebesar 11,90% atau turun dibandingkan Januari dan Februari 2017 yang masing-masing sebesar 12,03% dan 11,97%.

Sementara, suku bunga simpanan dengan tenor 3 dan 6 bulan masing-masing juga turun dari Februari 2017 sebesar 6,74% dan 7,07% menjadi 6,69% dan 7,03% pada kuartal I 2017. Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1 bulan meningkat dari 6,42% di akhir Februari menjadi 6,44% dan suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 12 bulan konstan berada di level 7,10%.


Reporter Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor Dupla Kartini

BUNGA KREDIT

Feedback   ↑ x