KEUANGAN
Berita
BI: Penurunan Bunga Kredit Masih Lambat

KEBIJAKAN MONETER

BI: Penurunan Bunga Kredit Masih Lambat


Telah dibaca sebanyak 1171 kali
BI: Penurunan Bunga Kredit Masih Lambat

JAKARTA. Bunga kredit bank sudah mulai susut meski masih lambat. Dalam Laporan Kebijakan Moneter kuartal II 2010 yang baru saja dipublikasikan oleh Bank Indonesia (BI), tercatat rata-rata suku bunga kredit telah menyusut antara 12 basis poin sampai delapan basis poin bila dibandingkan posisi bulan sebelumnya. Penurunan terbesar terjadi untuk jenis bunga kredit modal kerja sebesr 12 bps menjadi 13,42%. Sedangkan untuk bunga kredit investasi turun 10 bps menjadi 12,62%, dan bunga kredit investasi susut delapan bps menjadi 15,34%.

BI menilai, penurunan bunga untuk jenis kredit modal kerja bisa dibaca sebagai cerminan terjadinya perbaikan persepsi risiko ekonomi oleh perbankan. Seperti diketahui, premi risiko merupakan salah satu variabel penyusun tingkat bunga kredit yang dijual oleh bank.

Kelompok bank asing dan campuran tercatat sebagai kelompok bank pemimpin penurunan bunga kredit sebesar 25 bps. "Sedangkan kelompok bank persero dan swasta hanya mencatat penurunan bunga kredit masing-masing hanya sebesar 10 bps dan enam bps di periode yang sama," jelas BI dalam publikasinya, Selasa (6/7).

BI meyakini, penurunan bunga kredit ini ikut menyumbang terdorongnya pertumbuhan kredit. Di periode yang sama, kredit (termasuk chanelling) sudah bertumbuh 18,6% year on year. Penurunan bunga kredit perbankan ini, menurut perkiraan BI, masih akan terus berlanjut. Namun, ekspektasi otoritas tersebut agaknya sedikit meleset. Kalangan perbankan sendiri menilai, ruang penurunan bunga kredit sudah relatif terbatas mengingat ekspektasi inflasi ke depan meningkat.

Editor: Teskontan
Telah dibaca sebanyak 1171 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..