kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BNI Life andalkan dana group saving di pasar uang


Minggu, 15 Mei 2016 / 22:07 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT BNI Life Insurance mengincar pertumbuhan dana kelolaan program group saving bisa naik 30% dibanding realisasi tahun lalu. Dana kelolaan yang didapat para perusahaan yang jadi klien, penempatan di pasar uang diramal masih akan jadi yang paling diminan.

Di tahun 2015, perseroan mengelola Rp 250 miliar untuk program group saving. Nyaris 80% dari dana yang kini mereka kelola diparkir di instrumen tersebut. Sisanya baru mengalir ke keranjang lain semisal saham, reksa dana, dan obligasi.

Hal ini agar lebih mudah digunakan sewaktu-waktu bila ada karyawan pensiun sampai bila terjadi PHK. "Sehingga memang cari yang konservatif," ungkap Vice President Head of Employee Benefit BNI Life Denny Riadhi belum lama ini.

Dengan mengalihkan pengelolaan dana yang dicadangkan ke pihak ketiga seperti perusahaannya, Denny menambakan, pihak pemberi kerja bisa mendapat sejumlah manfaat. Diantaranya besaran pajak dan liabilitas akan berkurang yang dicatatkan pemberi kerja bakal berkurang.

Pemberi kerja pun tak harus merogoh uang terlalu besar saat terjadi PHK karena dana yang diperlukan sudah disiapkan secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×