: WIB    --   
indikator  I  

Pembiayaan mobil bekas masih melaju

Pembiayaan mobil bekas masih melaju

KONTAN.CO.ID - Pembiayaan mobil bekas sepanjang tahun ini dalam tren meningkat. Beberapa multifinance yang memiliki bisnis inti tersebut mampu menyalurkan pertumbuhan pembiayaan dua digit.

Direktur Operasional Sinarmas Hana Finance Henky Priyatna Arief R mengatakan, potensi segmen pembiayaan mobil bekas sangat besar lantaran jenis konsumennya yang terbilang banyak. "Kalau kami main di segmen tertentu, akan mudah terpukul jika demand turun," kata dia.

Berbeda jika bermain di segmen pembiayaan mobil bekas yang memiliki segmen konsumen bervariatif.

Henky menyebut, saat ini kontribusi pembiayaan mobil bekas terhadap portofolio Sinarmas Hana Finance hampir 100%. Hingga pertengahan tahun ini, pertumbuhan pembiayaan PT Sinarmas Hana Finance meningkat 10% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Pencapaian ini tidak naik signifikan lantaran pasar kendaraan bermotor masih melambat sehingga berimbas pada perusahaan pembiayaan. Henky mengatakan, hingga Juni 2017, pihaknya membukukan pembiayaan Rp 500 miliar. Hingga akhir tahun ini, Sinarmas Hana Finance menargetkan bisa menyalurkan kredit Rp 700 miliar.

"Kami tidak memasang target tinggi karena kalau di sektor multifinance tak boleh agresif," ujar Henky. Multifinance harus tetap menjaga rasio kredit macet. Sinarmas Hana Finance menargetkan rasio kredit macet kurang dari 1% hingga akhir 2017.

Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas juga dirasakan PT Clipan Finance Indonesia Tbk. Hingga semester I-2017, perusahaan berkode saham CFIN tersebut mencatatkan pertumbuhan pembiayaan mobil bekas sebesar 36%.

Pada periode sama, pembiayaan mobil bekas Clipan Finance berkontribusi sebesar 56% dari total pembiayaan CFIN. Sedangkan porsi pembiayaan mobil baru mencapai 31%, dan sisanya pembiayaan lain seperti multiguna, modal kerja, serta lainnya.

Direktur Clipan Finance Engelbert Rorong menuturkan, total pembiayaan Clipan mencapai Rp 3,47 triliun. Ini artinya pembiayaan mobil bekas berkontribusi Rp 1,94 triliun pada semester I-2017. "Prospek pembiayaan mobil bekas masih cukup bagus tahun ini. Kami optimistis bisa penuhi target awal kami hingga akhir 2017," ujar dia.

Clipan Finance menargetkan pembiayaan senilai Rp 7,5 triliun-Rp 8 triliun hingga akhir 2017. CFIN akan menggandeng banyak showroom untuk mencapai target tersebut.

 


Reporter Umi Kulsum
Editor Dupla Kartini

Industri pembiayaan

Feedback   ↑ x
Close [X]