kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.851   -49,00   -0,29%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

12 multifinance biayai sektor maritim Rp 500 M


Senin, 04 Mei 2015 / 16:08 WIB
12 multifinance biayai sektor maritim Rp 500 M
ILUSTRASI. Skema pungut salur batubara melalui Mitra Instansi Pengelola (MIP) bakal mulai berlaku pada 1 Januari 2024.. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kelompok kerja (pokja) pembiayaan kemaritiman Industri Keuangan Non Bank (IKNB) berencana meluncurkan produk pembiayaan kelautan dan perikanan di acara Jaring pada tanggal 11 Mei 2015. Aksi kick-off tersebut akan bertempat di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Tercatat ada 12 perusahaan pembiayaan (multifinance) yang sudah mendaftarkan diri menjadi anggota konsorsium pembiayaan kemaritiman, yakni PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL), PT BFI Finance Indonesia Tbk, PT Federal International Finance, Astra Credit Companies (ACC), PT Dipo Star Finance, PT Hasjrat Multifinance, PT Indomobil Finance Indonesia, PT Pro Car International Finance, PT Mandiri Tunas Finance, PT Pro Mitra Finance, PT SMFL Leasing Indonesia, serta PT Bosowa Multi Finance.

"Selain itu, ada juga 20 perusahaan asuransi jiwa, dua asuransi umum dan dua perusahaan penjaminan yang ikut berpartisipasi dan tergabung dalam pokja ," ujar Edy Setiadi, Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (4/5).

Berdasarkan data terbaru, total pembiayaan (outstanding) kemaritiman multifinance berkisar Rp 2,8 triliun. Konsorsium multifinance menargetkan penyaluran kredit pembiayaan kelautan dan perikanan sebanyak Rp 500 miliar untuk tahun 2015 ini.

Untuk tahap pertama, mereka menyasar tujuh lokasi yaitu Klungkung, Jogjakarta, Batam, Makassar, Kendari, Sukabumi, dan Sibolga. Mereka juga akan membiayai beberapa industri, mulai dari industri pemindangan ikan, pengolahan ikan, tempat pelelangan ikan, koperasi nelayan dan sarana pelabuhan terpadu swasta, penjualan ikan dan industri galangan kapal, hingga pendaratan ikan dan kawasan industri terpadu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×