kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.313   -26,67   -0,42%
  • KOMPAS100 833   -5,81   -0,69%
  • LQ45 631   -6,06   -0,95%
  • ISSI 217   -0,88   -0,41%
  • IDX30 355   -3,06   -0,85%
  • IDXHIDIV20 440   -3,47   -0,78%
  • IDX80 95   -0,82   -0,86%
  • IDXV30 118   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,02   -0,89%

7-Eleven punya utang Rp 164 miliar di Bank Mandiri


Selasa, 04 Juli 2017 / 13:57 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Modern Sevel Indonesia (7-Eleven) mempunyai utang ke beberapa bank. Total utang perusahaan berkode MDRN ke perbankan sebesar Rp 597 miliar.

Beberapa bank yang menjadi kreditur Sevel di antaranya Standard Chartered, CIMB Niaga dan Bank Mandiri masing masing Rp 243,96 miliar, Rp 187,6 miliar dan Rp 164,33 miliar.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri mengakui adanya utang Sevel di Bank Mandiri. "Untuk mengatasi (kredit macet sevel di Bank Mandiri), 7-Eleven akan melakukan penjualan jaminan berupa fix asset yaitu toko-tokonya," ujar Tiko sapaan Kartika ketika halal bihalal OJK, Selasa (4/7).

Menurut Kartika, Mandiri akan berkoordinasi dengan beberapa kreditur lain untuk menyelesaikan masalah kredit macet sevel pasca perusahaan asal Amerika Serikat ini berhenti beroperasi sejak 30 Juni 2017. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×