kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   6.000   0,20%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.239   3,74   0,05%
  • KOMPAS100 1.157   -0,60   -0,05%
  • LQ45 833   -4,60   -0,55%
  • ISSI 294   1,23   0,42%
  • IDX30 441   -2,72   -0,61%
  • IDXHIDIV20 528   -5,30   -0,99%
  • IDX80 129   -0,37   -0,29%
  • IDXV30 144   -0,80   -0,56%
  • IDXQ30 142   -1,33   -0,93%

AAJI Proyeksikan Kanal Bancassurance Masih Jadi Motor Pertumbuhan Premi Asuransi Jiwa


Jumat, 27 Februari 2026 / 14:34 WIB
AAJI Proyeksikan Kanal Bancassurance Masih Jadi Motor Pertumbuhan Premi Asuransi Jiwa


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memproyeksikan kanal bancassurance masih akan menjadi salah satu motor penggerak kinerja industri asuransi jiwa pada tahun ini. Kontribusi yang besar serta basis nasabah perbankan yang luas dinilai menjadi modal utama untuk menopang pertumbuhan premi.

Direktur Eksekutif AAJI, Emira Oepangat, mengatakan hingga periode Januari-September 2025, kanal bancassurance berkontribusi sebesar 41,5% terhadap total premi industri asuransi jiwa. Porsi tersebut menegaskan posisi bancassurance sebagai salah satu tulang punggung distribusi industri.

“Ke depan, bancassurance tetap diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan, terutama karena memiliki basis nasabah yang luas serta integrasi dengan layanan keuangan perbankan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (26/2/2026).

Meski demikian, Emira menegaskan pertumbuhan industri tetap akan ditopang secara seimbang oleh kanal keagenan dan kanal digital. Kanal keagenan masih berperan penting untuk memasarkan produk dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi yang membutuhkan pendampingan dan edukasi personal.

Sementara itu, kanal digital dinilai efektif untuk memperluas inklusi, khususnya pada segmen milenial dan Gen Z.

Baca Juga: Bank Panin (PNBN) Stop Sisa Penerbitan Obligasi dan Subordinasi IV, Ini Alasannya

Dari sisi kinerja, pendapatan premi melalui kanal bancassurance pada Januari-September 2025 tercatat sebesar Rp 55,28 triliun. Secara tahunan, angka tersebut mengalami penyesuaian 4,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Emira, pergerakan tersebut lebih mencerminkan perubahan komposisi produk, terutama berkurangnya porsi premi tunggal yang secara nominal biasanya besar, serta meningkatnya kecenderungan premi reguler yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, dinamika yang terjadi lebih bersifat penyesuaian struktur bisnis dibandingkan perubahan minat terhadap produk asuransi jiwa.

AAJI menyebut, setiap perusahaan memiliki target pertumbuhan premi bancassurance yang berbeda sesuai strategi masing-masing. Namun secara umum, kontribusi kanal ini diperkirakan tetap signifikan dalam struktur premi industri pada 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×