kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.040   32,00   0,18%
  • IDX 6.295   60,82   0,98%
  • KOMPAS100 826   8,22   1,00%
  • LQ45 630   6,27   1,00%
  • ISSI 217   1,60   0,74%
  • IDX30 354   3,94   1,13%
  • IDXHIDIV20 434   3,81   0,89%
  • IDX80 94   0,88   0,94%
  • IDXV30 119   0,72   0,60%
  • IDXQ30 113   0,96   0,85%

Great Eastern: Kebijakan Harga Tiket Pesawat Berpotensi Pengaruhi Asuransi Perjalanan


Sabtu, 02 Mei 2026 / 10:12 WIB
Great Eastern: Kebijakan Harga Tiket Pesawat Berpotensi Pengaruhi Asuransi Perjalanan
ILUSTRASI. Marketing Director Great Eastern General Insurance, Linggawati Tok (Dok/GEGI)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan kenaikan harga tiket pesawat domestik maksimal 9%-13% per April 2026 akibat lonjakan harga avtur hingga 70%. Meski demikian, pemerintah sudah mengantisipasinya dengan memberlakukan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11%.

PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menilai kebijakan pemerintah tersebut merupakan langkah positif untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas sektor pariwisata di Indonesia. 

Namun, Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok mengatakan kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi lini asuransi perjalanan. 

Baca Juga: Gadai ValueMax: Kantor Cabang Punya Peran Penting Dalam Jalankan Operasional Bisnis

Menurutnya, faktor eksternal lain, seperti kenaikan harga avtur, berpotensi memengaruhi jumlah perjalanan karena harga tiket bisa melonjak naik. 

"Akhirnya membuat volume transaksi perjalanan menurun, serta April merupakan low season karena periode setelah musim mudik Lebaran," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (1/5/2026).

Namun, Linggawati mengatakan dampaknya terhadap pembelian produk asuransi perjalanan perusahaan belum ada sampai saat ini.

Untuk mengantisipasi dampak yang muncul, Linggawati menyampaikan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi yang bertujuan juga untuk mendorong kinerja asuransi perjalanan. Salah satu strateginya, yakni berfokus pada segmen group travel.

"Sebab, demand untuk sektor itu masih tinggi," tuturnya.

Baca Juga: Zurich Akui Risiko Siber Jadi Tantangan, Perkuat Sistem dan Tata Kelola IT

Selain itu, Linggawati mengatakan Great Eastern General Insurance juga melakukan upselling produk travel dengan menawarkan skema add-ons jaminan, seperti perlindungan Visa, kehilangan acara, perlindungan golf, perlindungan Covid-19, hingga perlindungan musim dingin.

Terkait kinerja, Great Eastern General Insurance berhasil mencatatkan pertumbuhan premi di lini asuransi perjalanan sebesar 40% Year on Year (YoY) pada kuartal I-2026. Linggawati menerangkan pertumbuhan itu didorong meningkatnya perjalanan segmen group travel dan adanya hari libur yang cukup panjang pada momentum Lebaran 2026. 

Sementara itu, Linggawati optimistis bahwa prospek lini asuransi perjalanan akan tetap bertumbuh ke depannya, seiring travelling yang menjadi salah satu gaya hidup masyarakat.

Namun, dia bilang kondisi geopolitik saat ini yang memengaruhi harga avtur juga sebagai faktor yang membuat volume perjalanan menurun dan diperkirakan akan tetap terjadi sampai akhir tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×