kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.083   48,00   0,27%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

AAUI: Kanal Digital Baru Sumbang Sekitar 7% Premi Asuransi, Potensi Masih Besar


Kamis, 12 Maret 2026 / 15:48 WIB
AAUI: Kanal Digital Baru Sumbang Sekitar 7% Premi Asuransi, Potensi Masih Besar
ILUSTRASI. Ketua Umum AAUI Budi Herawan (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kanal digital dalam distribusi produk asuransi menunjukkan tren yang kian positif. 

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) sendiri menyebut tren positif ini sejalan dengan bisnis digital di Indonesia yang kian berkembang.

"Nilai transaksi e-commerce Indonesia pada 2024 tercatat sekitar Rp487 triliun, meningkat signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, yang mencerminkan semakin kuatnya aktivitas perdagangan digital di Indonesia," papar Ketua Umum AAUI Budi Herawan, kepada Kontan pada Kamis (12/3/26).

Baca Juga: BCA Bagikan Dividen Jumbo, Total Rp 41,4 Triliun

Walau begitu, hingga saat ini kontribusi kanal digital terhadap premi asuransi masih sangat tipis. 

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga September 2025 mencatat porsi premi dari kanal digital adalah 2,87% dari total keseluruhan. Sementara itu, AAUI menyebut saat ini nilai kontribusinya diperkirakan masih berkisar 7% saja dari total premi.

"Porsinya memang masih relatif kecil dibandingkan kanal distribusi tradisional seperti agen, broker, maupun bancassurance," katanya.

Namun, Budi melihat potensi perkembangan yang menjanjikan di masa mendatang.

Optimisme ini didukung dengan meningkatnya literasi digital dan perkembangan ekosistem ekonomi digital di masyarakat.

Di sisi lain, Budi juga melihat kanal digital sebagai bentuk transformasi distribusi produk asuransi sehingga untuk jangka panjang memiliki potensi yang besar. Terutama melalui konsep embedded insurance, yaitu proteksi yang terintegrasi langsung dengan aktivitas transaksi di platform digital.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Great Eastern Life Luncurkan GREAT Accident Protection

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×