kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

ACC: Peluang Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan Masih Terbuka pada Semester II-2025


Selasa, 15 Juli 2025 / 16:32 WIB
ACC: Peluang Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan Masih Terbuka pada Semester II-2025
ILUSTRASI. Astra Credit Companies (ACC) menilai peluang pembiayaan kendaraan untuk bertumbuh pada Semester II-2025 masih terbuka lebar./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/08/2022


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) menilai peluang pembiayaan kendaraan untuk bertumbuh pada Semester II-2025 masih terbuka lebar.

EVP Corporate Communication & Strategy ACC Riadi Prasodjo mengatakan salah satunya karena ada faktor maraknya pameran otomotif pada Semester II-2025.

Riadi berpendapat pameran otomotif dapat mendorong minat masyarakat untuk membeli kendaraan baru, sehingga bisa berdampak positif terhadap pembiayaan kendaraan multifinance.

"Peluang pembiayaan kendaraan masih terbuka, seiring potensi membaiknya daya beli. Ditambah, adanya berbagai pameran otomotif, seperti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), menjadi momentum penting untuk mendorong minat beli," ucapnya kepada Kontan, Selasa (15/7).

Baca Juga: Astra Credit Companies Catatkan Piutang Pembiayaan Rp 42,8 Triliun per Mei 2025

Untuk menyambut peluang yang ada, Riadi menerangkan ACC akan terus menghadirkan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Meski ada peluang pertumbuhan, Riadi tak memungkiri terdapat juga tantangan yang masih menyelimuti pembiayaan kendaraan multifinance hingga akhir tahun ini. Dia bilang tantangan yang ada pada Semester II-2025, yaitu masih adanya pelemahan daya beli masyarakat dan potensi perlambatan penjualan kendaraan. 

"Namun, kami tetap optimistis dan menargetkan pertumbuhan positif pada tahun ini," katanya.

Riadi mengungkapkan hingga akhir Juni 2025, pembiayaan kendaraan yang telah disalurkan oleh ACC tercatat mencapai Rp 20,4 triliun. 

Baca Juga: Astra Credit Companies Masih akan Terbitkan Obligasi hingga Akhir Tahun Ini

Tak bisa dipungkiri bahwa lesunya penjualan kendaraan juga berdampak terhadap pembiayaan kendaraan multifinance pada awal tahun ini hingga Mei 2025.

Hal itu bisa dilihat berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tercatat nilai piutang pembiayaan kendaraan bermotor baru terkontraksi 0,24% secara Year on Year (YoY) menjadi Rp 234,18 triliun per Mei 2025. Nilai itu memakan porsi sebesar 44,07% dari total pembiayaan multifinance per Mei 2025. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×