kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.018   10,00   0,06%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Agar relaksasi LTV efektif, BI minta bank tak cepat naikkan bunga KPR


Minggu, 12 Agustus 2018 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Manfaat KPR


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meminta bank tidak cepat menaikkan bunga kredit pemilikan rumah (KPR). Hal ini agar relaksasi loan to value (LTV) bisa optimal mendorong pertumbuhan  KPR.

Filianingsih Hendarta, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makropudensial BI menuturkan, bank bisa melakukan beberapa upaya agar bunga KPR tidak cepat naik. "Bisa dengan meningkatkan efisiensi, menekan biaya dana, dan menekan NIM," kata Fili kepada kontan.co.id, Jumat (10/8).

Paul Sutaryono, pengamat perbankan mengatakan memang seiring paket kebijakan yang akan dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bidang properti, yang lebih penting adalah menjaga agar suku bunga KPR tak cepat naik.

"Selain itu pemerintah juga diharapkan mampu mengerem harga tanah tidak segera naik," kata Paul kepada kontan.co.id, Jumat (10/8). Paul memproyeksikan dengan paket kebijakan OJK dibidang properti bisa mendorong pertumbuhan KPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×