kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

AJB Bumiputera lepas saham Reasuransi?


Rabu, 17 Desember 2014 / 20:54 WIB
AJB Bumiputera lepas saham Reasuransi?
ILUSTRASI. Zainal Abidin, Akademisi Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya Dok Pribadi


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ada yang menarik pada perdagangan saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) di sesi pertama perdagangan bursa hari ini, Rabu (17/12). Sebanyak 76.816.500 saham MREI ditransaksikan di pasar negosiasi lewat aksi tutup sendiri (crossing) pada harga yang sangat tinggi.

Tercatat dua kali terjadi aksi crossing saham MREI. Transaksi pertama atas 38.406.500 saham MREI terjadi pada pukul 9.53 WIB yang difasilitasi Millenium Danatama Sekuritas. Sementara crossing kedua terjadi pada pukul 10.19 WIB terhadap 38.410.000 saham MREI lewat perantara Ciptadana Securities.

Kebetulan, kedua transaksi tersebut terjadi pada harga yang sama, yakni Rp 5.400 per saham. Alhasil, total nilai crossing saham MREI oleh kedua broker tersebut bernilai Rp 414,8 miliar.

Asal tahu saja, harga crossing saham MREI hari ini lebih tinggi 31,71% dari posisi penutupan perdagangan Senin (16/12), yang masih di level Rp 4.100.

Lantas siapa gerangan pihak-pihak yang berada dibalik aksi crossing ini? Secara kebetulan, jumlah saham yang di-crossing tersebut sama dengan jumlah kepemilikan AJB Bumiputera 1912 di MREI dengan porsi 19,78% dari total saham yang dicatatkan, hingga 30 September 2014.

Selain AJB, pemegang saham MREI lainnya adalah Coutts and Co. Ltd. Singapura dengan porsi kepemilikan saham 16,12%. Disusul oleh Asuransi Bina Dana Artha sebanyak 14,75%, Standard Chartered Ban SG PVB Clients Ac 5,07% dan investor publik dengan kepemilikan di bawah 5% sejumlah 44,28%.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak MREI beserta pemegang sahamnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait aksi crossing tersebut. Hingga akhir perdagangan bursa hari ini, harga saham MREI rontok 10,85% dari penutupan hari sebelumnya ke posisi Rp 3.655 per saham.

Sekedar mengingatkan, pada tanggal 2 September lalu BEI sempat mensuspensi saham MREI karena harga sahamnya bergerak tidak wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×