kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Akhir 2020, BCA targetkan lebih dari 90% kartu ATM sudah pakai teknologi chip


Jumat, 10 Januari 2020 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Nasabah menunjukan kartu debet dengan teknologi chips.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan terus mendorong implementasi teknologi chip dalam kartu debit sebagai upaya meningkatkan keamanan kartu dari risiko skimming. Sejumlah bank bahkan telah berhasil melampaui ketentuan Bank Indonesia (BI) yang menargetkan implementasi 50% pada tahun 2019.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya, telah berhasil mengimplementasikan kartu ATM dengan teknologi chip sebanyak 69% dari total kartu debit beredar milik BCA pada akhir 2019 yakni 20 juta. Sebanyak 23% dari kartu chip itu sudah menggunakan logo GPN.

Baca Juga: Bank berharap transaksi pakai kartu debit meningkat saat libur Natal dan tahun baru

EVP Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan pihaknya optimistis akhir 2020 ini sudah lebih dari 90% kartu debit BCA menggunakan chip.

Untuk mendorong implementasi kartu chip, BCA memberikan promo khusus bagi pembelanjaan menggunakan kartu chip BCA. “Kami menyediakan channel-channel penukaran kartu yang lokasinya dekat dengan aktivitas masyarakat,” kata Hera kepada Kontan.co.id, Kamis (9/1)

Selain mendorong implementasi chip dalam kartu debit yang sudah beredar, BCA juga akan terus berupa mendorong pertumbuhan jumlah kartu debit. 

Baca Juga: BCA targetkan distribusi kartu debit GPN mencapai 5 juta di tahun depan

Tahun ini, bank swasta terbesar di tanah air ini menargetkan pertumbuhan kartu debit lebih dari 10% dimana pendorongnya diharapkan dari pertumbuhan jumlah rekening dan penambahan fitur transaksi e-commerce di kartu debit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×