kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.001,74   -2,58   -0.26%
  • EMAS981.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Akhirnya, IFG terima dana penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 20 triliun


Rabu, 10 November 2021 / 15:47 WIB
Akhirnya, IFG terima dana penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 20 triliun
ILUSTRASI. Indonesia Financial Group (IFG)

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angin segar tampaknya mulai muncul bagi pemegang polis Jiwasraya yang selama ini menunggu pembayaran restrukturisasi. Hal ini dikarenakan dana penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah senilai Rp 20 triliun kabarnya telah diterima oleh IFG.

Asal tahu saja, selama ini untuk menunggu pembayaran pada nasabah perlu menunggu proses migrasi polis dari Jiwasraya ke IFG Life. Namun, proses migrasi tersebut menunggu dana PMN yang disuntikkan oleh pemerintah tersebut cair.

“IFG telah menerima dana dari pemerintah melalui penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai sebesar Rp 20 triliun pada 22 Oktober 2021,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Beko Setiawan kepada Kontan.co.id

Dana dari pemerintah tersebut diberikan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 102 tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia yang telah ditandatangani pada awal Oktober lalu.

Baca Juga: Perkuat bisnis, IFG beli 10% saham Jasindo di InHealth.

Beko bilang, dana tersebut akan diteruskan kepada IFG Life untuk melakukan proses migrasi. Namun, ia bilang proses migrasi tersebut tidak bisa langsung dilakukan meskipun dana sudah cair.

“Untuk migrasi, masih ada proses yang harus dipersiapkan baik oleh Jiwasraya maupun IFG Life,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Beko tidak menjawab kapan proses migrasi polis ini akan mulai dilakukan. Jika merujuk pada keterangannya di Oktober lalu, ia berharap proses migrasi bisa dimulai pada akhir bulan ini.

“Diharapkan proses migrasi sudah dapat dimulai  pada akhir November tahun ini,” ujar Beko waktu itu.

Sementara itu, Beko juga menyampaikan bahwa saat ini IFG sedang mencari tambahan dana mengingat pada tahun 2022 tidak ada PMN untuk perusahaan tersebut. 

Ia bilang beberapa alternatif pendanaan antara lain akan bersumber dari pinjaman bank atau penerbitan surat utang.

Salah satu nasabah Jiwasraya yang mengikuti strukturisasi, Slyvia bilang sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi apapun kapan pembayaran terhadap nasabah akan dilakukan.

“Nasabah ingin tahu kebenaran dan kepastiannya apa Bapak Presiden tahu soal skema dan pemotongan dana pokok nasabah 31%? Kami sudah 3 tahun menunggu dana di kembalikan hingga detik ini hanya janji-janji saja,” ujar Slyvia.

Saat ini, ia hanya bisa berharap bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen untuk  segera mengembalikan dana nasabah Jiwasraya.

Selanjutnya: Tingkatkan tata kelola portofolio keuangan, IFG gandeng bank BUMN

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×