kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Akuisisi Bank Panin Oleh Dua Raksasa Keuangan Jepang Terhenti


Rabu, 26 April 2023 / 20:42 WIB
ILUSTRASI. Nasabah mengantre ATM Bank Panin di Jakarta. Akuisisi Bank Panin Oleh Dua Raksasa Keuangan Jepang Terhenti


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penjualan PT Bank Pan Indonesia (Panin Bank) oleh pemegang saham mayoritasnya diberitakan terhenti. Ini disebabkan para penawar khawatir dengan valuasi dan kebutuhan modal yang cukup besar untuk transaksi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc (MUFG) dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc (SMFG) dua raksasa keuangan Jepang, tengah melakukan negosiasi untuk mencaplok Bank Panin.

Dilansir dari laman Bloomberg, Rabu (26/4), para calon penawar telah berdiskusi untuk mendapatkan saham mayoritas Bank Panin tersebut, namun pembicaraan tersebut terhenti baru-baru ini.

Baca Juga: Pertimbangkan 5 Hal Ini Saat Menentukan Investasi Properti

Saham Bank Panin pun terpantau turun sebanyak 3,4% pada perdagangan Rabu (26/4), bahkan menjadi penurunan terbesar dalam dua minggu terakhir.

Pemegang saham terbesar Bank Panin yakni keluarga Gunawan yang mengempit 46% dan ANZ Group Holdings Ltd, dengan sekitar 38,8% saham telah bekerja sama dengan penasihat keuangan mereka masing-masing untuk menjajaki penjualan saham mereka.

Namun kebuntuan ini terjadi di tengah-tengah runtuhnya Sillicon Valley Bank di Amerika Serikat dan pengambilalihan darurat Credit Suisse Group pada bulan Maret lalu. Hal ini juga merupakan upaya lama pemegang saham Bank Panin untuk menjual sahamnya.

Keluarga Gunawan juga enggan untuk memberikan kursi kepada investor baru sehingga menghambat negosiasi ANZ sebelumnya dengan para pelamar, seperti dilaporkan Bloomberg News di tahun 2015 silam.

Baca Juga: Beban Bunga Deposito Berjangka Melambung, Laba Bersih Bank Panin (PNBN) Menciut 9,88%

Sementara itu, Tim Corporate Communications MUFG menyatakan tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait prahara ini.

“Mohon maaf sekali, karena kami tidak dapat memberikan tanggapan mengenai pertanyaan yang diajukan,” tulisnya melalui e-mail yang diterima Kontan.co.id, Rabu (26/4).

Selain itu, Kontan juga telah menghubungi Presiden Direktur Panin Bank, Herwidayatmon namun hingga berita ini diturunkan belum mendapat respon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×