kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Alihkan aset, Mandiri tambah kepemilikan di BSM


Senin, 20 Januari 2014 / 12:13 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung mengamati laporan kinerja asuransi umum di kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Jakarta, Jumat (8/4). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/08/04/2022.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Mandiri meningkatkan kepemilikannya pada Bank Syariah Mandiri (BSM). Peningkatan kepemilikan itu dilakukan Mandiri dengan cara mengalihkan aset kepada BSM berupa properti terbengkalai senilai Rp 30,78 miliar.

Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri, mengatakan ada tiga unit properti terbengkalai yang dialihkan kepada BSM. Budi merinci, pertama adalah tanah dan bangunan yang terletak di Jl S Parman No 15 Bengkulu, dengan nilai Inbreng sebesar Rp 7,57 miliar.

Selain itu, ada juga tanah dan bangunan yang terletak di Jl Jend. Sudirman No 42 Yogyakarta dengan nilai Inbreng Rp 18,21 miliar. "Unit terakhir adalah tanah kosong yang terletak di Jl Oto Iskandardinata Tasikmalaya, dengan nilai Inbreng Rp 5 miliar," terang Budi, dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/1).

Budi menilai, dengan pengalihan aset yang bernilai Rp 30,78 miliar, itu setara dengan 6,155 juta lembar saham. Dengan pengalihan itu, lanjut Budi, maka kepemilikan Mandiri di BSM menjadi 297,8 juta atau setara dengan nilai nominal Rp 1,49 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×