kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.938   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.145   23,17   0,38%
  • KOMPAS100 797   3,92   0,49%
  • LQ45 610   2,00   0,33%
  • ISSI 213   1,36   0,64%
  • IDX30 338   0,76   0,23%
  • IDXHIDIV20 430   3,09   0,72%
  • IDX80 91   0,41   0,45%
  • IDXV30 116   1,09   0,95%
  • IDXQ30 110   0,70   0,64%

Aliran likuiditas dari program tax amnesty


Kamis, 30 Maret 2017 / 10:57 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Beberapa bankir memproyeksi program pengampunan pajak atau tax amnesty bisa membantu likuiditas perbankan. Hal ini karena dana repatriasi yang masuk bisa mendorong DPK yang bisa meningkatkan likuiditas.

Dody Arifianto, Kepala Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan LPS memproyeksi, pada 2017 ini LDR perbankan akan berada diangka 88% sampai 90%.

Glen Glenardi Direktur Utama Bank Bukopin mengakui program tax amnesty bisa menbantu likuiditas bank . "Efek tax amnesty ke likuidtas lumayan baik, proyeksi LDR sekitar 80%," ujar Glen kepada KONTAN, Kamis (30/3).

Bukopin mencatat sampai 27 Maret 2017, total dana repatriasi yang masuk sebesar Rp 1,68 triliun dengan deklarasi sebesar Rp 860 miliar.

Iman Nugroho Soeko, Direktur Keuangan dan Treasury BTN mengatakan, sampai 24 Maret 2017 total dana repatriasi yang masuk sebesar Rp 652 miliar. Sedangkan uang tebusan yang masuk sebesar Rp 469,9 miliar.

"Dana deklarasi tax amnesty nasabah kami cukup besar yaitu Rp 22,7 triliun, diproyeksi sampai akhir Maret 2017 masih ada potensi repatriasi yang masuk sebesar Rp 227 miliar," ujar Iman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×