kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

AMAG berencana merger dengan Panin Insurance


Rabu, 22 April 2015 / 21:20 WIB
Layar perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Pasar derivatif di BEI Masih sepi. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/10/2023.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) berencana melakukan penggabungan usaha alias merger dengan PT Panin Insurance. Dua perusahaan asuransi kerugian tersebut nantinya bakal semakin mengukuhkan posisinya menjadi satu entitas di bawah kelompok usaha Panin.

Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, penggabungan kedua perusahaan akan mengakibatkan penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi para pemegang saham AMAG hingga sebesar 33,57%. Hal ini lantaran adanya peningkatan modal yang ditempatkan dan disetor penuh ke Panin Insurance.

AMAG merupakan emiten Bursa Efek Indonesia, sedangkan Panin Insurance merupakan perusahaan berstatus tertutup. Peleburan kedua perusahaan dimaksudkan untuk sinergi, terutama dalam melaksanakan prinsip penyebaran risiko yang harus dilakukan oleh perusahaan asuransi.

Strategi usaha yang dilakukan dari hasil penggabungan, antara lain terkait komunikasi, inovasi dan pelayanan, termasuk juga menciptakan sumber daya manusia yang profesional, integritas dan kompeten. Visinya adalah menjad perusahaan penyedia solusi risiko utama, dikenal dengan profesionalismenya.

Aksi korporasi ini sekaligus akan membuat aset AMAG kian bengkak. Sebelum pengabungan, aset AMAG tercatat sebesar Rp 1,651 triliun per 31 Desember 2015. Setelah digabung, asetnya mencapai Rp 2,488 triliun. Sementara, jumlah pendapatannya dari Rp 571,07 miliar menjadi Rp 750,81 miliar dengan laba bersih diperkirakan sebesar Rp 202,58 miliar.

Selain menyatukan kekuatan di bisnis asuransi kerugian, hasil penggabungan AMAG dan Panin Insurance akan mengubah posisi dewan komisaris dan direksi. AMAG akan tetap dipimpin oleh Linda Juliana JL Delhaye, didampingi dua wakil direktur utama, yakni Karel Fitrijanto dan Thomas Paitimusa. Sementara, tiga direktur lainnya adalah Pegy Wystan, Dedi Setiawan, dan Ratnawati Atmodjo.

Kendati demikian, rencana peleburan antara AMAG dan Panin Insurance ini belum mendapatkan restu, baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) masing-masing perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×