kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Antisipasi kredit macet, bank rajin pupuk pencadangan


Selasa, 23 November 2021 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi menggunakan ATM di kantor cabang Jakarta, Jumat (2/7). Antisipasi kredit macet, bank rajin pupuk pencadangan .


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Noverius Laoli

Salah satunya, terkait perpanjangan restrukturisasi kredit hingga Maret 2023. Bank akan menggunakan dana pencadangan untuk restrukturisasi kredit yang terjadi secara alami, atau bukan disebabkan Covid-19. 

Melalui strategi tersebut, Maybank catatkan rasio NPL secara konsolidasi menjadi 4,6% (gross) dan 2,9% (net) pada September 2021, disebabkan oleh penurunan kredit. Meskipun demikian, Bank juga mampu menekan NPL kredit sebesar 4,2%.

Tak berbeda, PT Bank Central Asia (BCA) juga tetap melakukan pencadangan demi menjaga kualitas kredit ke depan yang sejalan dengan pemulihan ekonomi. Alhasil, bank mampu menjaga NPL di level 2,4% pada September 2021. 

"Ke depan, BCA berharap geliat perekonomian terus bangkit seiring dengan pemulihan ekonomi yang mulai berjalan disertai dengan penerapan protokol kesehatan dan berbagai kebijakan strategis dari regulator dan otoritas perbankan," terang Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn. 

Selanjutnya: Tahun depan, industri fintech akan tumbuh lebih dari 25%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×