kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.665   -156,25   -2,68%
  • KOMPAS100 732   -20,31   -2,70%
  • LQ45 558   -14,54   -2,54%
  • ISSI 196   -4,85   -2,41%
  • IDX30 317   -7,87   -2,42%
  • IDXHIDIV20 392   -9,24   -2,30%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,76%
  • IDXQ30 102   -2,43   -2,32%

April nanti, Bosowa genggam 30% saham Bukopin


Senin, 30 Maret 2015 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Pantangan Penderita Trigliserida, Ini Daftar Makanan yang Bisa Picu Trigliserida Naik.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Andri Indradie

JAKARTA. Bank Bukopin bakal memiliki pemegang saham pengendali (PSP) yang baru. April nanti, Bosowa Corporindo diharapkan bisa menggenggam 30% bank dengan sandi saham BBKP ini.

"Saat ini Bosowa tengah memproses fit and proper test di Ototitas Jasa Keuangan (OJK). Mungkin, April nanti bakal resmi jadi PSP kami," terang Glen Glenardi, Direktur Utama Bukopin, Senin (30/3).

Akhir 2014, Bosowa sudah menggenggam 22,42% saham Bukopin. Di periode itu, 25,66% saham Bukopin masih dimiliki Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo), 11,43% Pemerintah, dan 40,49% dimiliki publik.

Glen menerangkan, nanti Bosowa mengambil alih kepemilikan Kopelindo. "Nanti setelah Bosowa pegang 30% saham Bukopin, kepemilikan Kopelindo tinggal 18,08%," imbuh Glen.

Asal tahu saja, Bosowa mulai masuk ke Bukopin pada pertengahan 2013 lalu. Saat itu, konglomerasi milik keluarga Aksa Mahmud ini mencaplok 14% saham Bukopin dari Kopelindo, seblum akhirnya meningkatkan kepemilikan jadi 22% setelah menyerap saham baru Bukopin di 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×