kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.889   19,00   0,11%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Askrindo masih pikir-pikir jamin kredit bank asing


Rabu, 12 Agustus 2015 / 18:49 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tingginya angka kredit macet atau non performing loan (NPL) membuat minat bank mengasuransikan kreditnya ke PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) semakin besar. Tidak hanya bank lokal, bank asing juga berencana mengasuransikan kreditnya ke Askrindo.

Antonius Chandra Satya Napitupulu, Direktur Utama Askrindo mengakui bahwa ada bank asing yang datang ke Askrindo untuk mengasuransikan kreditnya.

"Tapi kami belum bisa jaminkan resikonya sekarang, masih kami pelajari. Karena kredit mikro di bank asing plafonnya mencapai Rp 1 miliar. Kalau seribu nasabah bisa Rp 1 triliun," kata Antonius, Selasa (11/8).

Sayang, Antonius masih enggan menyebut jati diri bank asing yang tertarik bermitra dengan Askrindo.

Meski belum secara tegas akan turut menjamin risiko kredit bank asing, Antonius mengaku terbuka jika bank asing akan menjadi mitra bisnis barunya. Sebab, saat ini Askrindo telah menjalin kerjasama dengan seluruh bank nasional. Termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×