kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Asuransi Asei Soroti Besarnya Potensi Proteksi di Balik Maraknya Event Olahraga Lari


Jumat, 02 Oktober 2026 / 17:17 WIB
Asuransi Asei Soroti Besarnya Potensi Proteksi di Balik Maraknya Event Olahraga Lari
ILUSTRASI. Mandiri Jogja Marathon 2023 (KONTAN/Daniel Prabowo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maraknya penyelenggaraan event olahraga lari membuka peluang bisnis bagi industri asuransi.

PT Asuransi Asei Indonesia menilai potensi perlindungan terkait fenomena ini tidak hanya menyasar pada risiko kecelakaan peserta saja, melainkan sebagai ekosistem risiko yang lengkap.

"Setiap event melibatkan ribuan peserta, panitia, vendor, peralatan, lokasi, lalu lintas, penonton, hingga pihak ketiga. Artinya, terdapat berbagai risiko yang dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi," ujar Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe kepada Kontan, Jumat (2/10/2026).

Terkait perlindungan peserta, ia menjelaskan produk asuransi nantinya bisa mencakup risiko cedera maupun meninggal dunia akibat kecelakaan melalui produk personal accident (PA). Selain itu, biaya pengobatan akibat kecelakaan juga bisa menjadi bagian dari perlindungan.

Di luar risiko peserta, penyelenggara juga menghadapi potensi tuntutan pihak ketiga melalui public liability insurance. Oleh karena itu, perlindungan juga bisa diperluas terhadap kru dan vendor, aset serta perlengkapan event, hingga kendaraan dan logistik yang digunakan selama penyelenggaraan.

Baca Juga: Event Lari Jadi Peluang Bisnis, Asuransi Digital Bersama Soroti Kebutuhan Proteksi

Selain itu, Asuransi Asei juga melihat peluang dari event cancellation atau contingency insurance untuk risiko tertentu yang menyebabkan event dibatalkan atau ditunda, sepanjang masih memenuhi ketentuan polis dan hasil underwriting.

Adapun untuk event yang berkaitan dengan sport tourism, peluang perlindungan bisa diperluas melalui asuransi perjalanan bagi peserta yang berasal dari luar kota maupun luar negeri.

"Jadi, peluangnya bukan hanya menjual polis, tetapi menjadikan asuransi sebagai bagian dari standar penyelenggaraan event," katanya.

Menurut Dody, event lari justru memiliki karakteristik yang bagus bagi industri asuransi. Hal ini sejalan dengan mekanisme pendaftaran peserta yang dilakukan secara digital sehingga jumlah peserta sudah diketahui sejak awal, lokasi dan periode risiko yang relatif jelas, hingga underwriting dan pricing yang lebih terukur.

Dengan kondisi tersebut, perusahaan asuransi bisa mengukur profil risiko secara lebih terukur sebelum menentukan bentuk perlindungan dan premi yang sesuai.

Baca Juga: Event Lari Makin Marak, AAUI Bidik Peluang Baru untuk Industri Asuransi

Untuk ke depannya, Asuransi Asei melihat model perlindungan terkait event olahraga lari bisa dikembangkan melalui running event insurance package.

Produk asuransi nantinya memiliki paket dasar yang mencakup kecelakaan peserta dan biaya pengobatan akibat kecelakaan, sementara paket untuk penyelenggara bisa ditambah dengan public liability serta perlindungan kru dan vendor.

Untuk event berskala besar, perlindungan juga bisa dikombinasikan dengan parametric insurance untuk risiko cuaca ekstrem tertentu, sepanjang parameter, pemicu pembayaran, dan basis pertanggungannya bisa dirancang secara tepat.

Baca Juga: Perbankan Gencar Bikin Event Lari, Strategi Baru untuk Gaet Nasabah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×