kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Asuransi Jasindo Catat Pertumbuhan Lini Harta Benda 19,82% pada Maret 2026


Selasa, 12 Mei 2026 / 17:59 WIB
Asuransi Jasindo Catat Pertumbuhan Lini Harta Benda 19,82% pada Maret 2026
ILUSTRASI. Lanskap kawasan perkantoran di Jakarta (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo mencatat pertumbuhan positif pada lini harta benda di Maret 2026.

Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana mengungkapkan per Maret 2026, pendapatan lini harta benda Jasindo tumbuh 19,82% year on year (YoY) atau Rp 196,59 miliar. Angka tercatat naik dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp 164,07 miliar dengan kenaikan premi mencapai Rp 32,51 miliar.

Sebelumnya, salah satu agensi properti, Colliers Indonesia menyebut bahwa lahan industri di Jabodetabek pada awal 2026 menunjukkan pertumbuhan moderat. 

Baca Juga: Tabungan Haji Melejit, DPK BSI Tembus Rp 376,8 Triliun pada Kuartal I-2026

Kendati demikian, pencapaian Jasindo pada awal tahun justru menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.

"Kinerja lini bisnis harga benda khususnya asuransi properti Asuransi Jasindo masih mencatatkan pertumbuhan yang cukup positif," ujarnya kepada Kontan, Selasa (12/5/26).

Menurut Brellian, pertumbuhan kinerja tersebut mencerminkan bahwa kebutuhan perlindungan aset masih menjadi perhatian utama pelaku usaha, baik untuk aset industri, komersial, maupun operasional yang sudah berjalan.

Di sisi lain, Colliers juga menyatakan bahwa sebagian besar investor masih dalam tahap wait-and-see seiring dengan volatilitas ekonomi global yang masih berlanjut.

Namun, dampak dari aksi tersebut untuk Jasindo sendiri masih cukup terkendali karena bisnis perusahaan ditopang oleh kontribusi portofolio existing, perpanjangan polis, serta kebutuhan proteksi aset operasional yang tetap berjalan seiring aktivitas usaha nasabah.

Oleh karena itu, untuk menjaga kinerja hingga akhir tahun, Brellian mengungkapkan sejumlah strategi yang akan diterapkan Jasindo.

Beberapa di antaranya adalah memperkuat penetrasi pada existing customer, memperkuat manajemen risiko dan menjaga penerapan underwriting.

Baca Juga: Usai Pengumuman Integrasi dengan MUFG, Saham BDMN Bergejolak, Investor Profit Taking

Selain itu, perusahaan juga akan memperkuat kolaborasi dengan mitra jalur distribusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan yang ditawarkan Jasindo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×