kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

WOM Finance Optimistis Prospek Pembiayaan Modal Kerja Masih Positif


Selasa, 12 Mei 2026 / 22:35 WIB
WOM Finance Optimistis Prospek Pembiayaan Modal Kerja Masih Positif
ILUSTRASI. Pendapatan WOM Finance Capai Rp 2,16 Triliun di 2024 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mengungkapkan bahwa pembiayaan modal kerja masih mencatat tren pertumbuhan positif di tengah tantangan dunia usaha dan kondisi ekonomi yang dinamis. 

Direktur WOM Finance merangkap Corporate Secretary Cincin Lisa Hadi mengatakan, perusahaan tetap mendorong penyaluran pembiayaan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan analisa risiko yang prudent.

“Industri multifinance tetap mendorong penyaluran pembiayaan dengan mengedepankan prinsip analisa risiko yang prudent serta memperhatikan kualitas dan keberlanjutan usaha debitur,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Asuransi Jasindo Catat Pertumbuhan Lini Harta Benda 19,82% pada Maret 2026

Ia menyebut, dalam dua tahun terakhir hingga awal 2026, total pembiayaan modal kerja WOM Finance secara keseluruhan telah mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Menurutnya, penyaluran pembiayaan tersebut masih berpotensi meningkat seiring perkembangan pasar dan kebutuhan pembiayaan usaha.

Adapun sektor perdagangan, wirausaha, dan pertanian masih menjadi penyerap terbesar pembiayaan modal kerja perusahaan. Tingginya kebutuhan perputaran modal usaha pada sektor-sektor tersebut menjadi salah satu faktor pendorong permintaan pembiayaan.

"Selain itu, WOM Finance juga menyalurkan pembiayaan ke berbagai bidang usaha lain yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan dan kebutuhan pendanaan yang berkelanjutan," tuturnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan, WOM Finance menilai rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) pada segmen modal kerja masih relatif stabil. Hal itu didukung oleh penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian yang dilakukan secara disiplin.

Baca Juga: DPLK Avrist Catat Pertumbuhan Aset 8,65% pada Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×