kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Asuransi Mega Jiwa genjot pasar non captive


Senin, 05 Desember 2016 / 20:46 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Mega Indonesia (Mega Jiwa) berencana memperluas aspek pemasaran. Perusahaan asuransi jiwa milik CT Corpora ini ingin memperbesar porsi bisnis dari luar captive market.

Direktur Mega Jiwa Yuliana Satyagraha menyebut, saat ini porsi premi yang didapat perusahaan dari captive market masihmendominasi. Kontriusinya masih sekitar 80% dari total premi yang masuk.

Perseroan akan menggenjot pasar non captive dengan menggandeng lebih banyak lagi mitra dalam hal pemasaran. "Tahun depan porsinya akan turun tapi sepertinya masih akan di atas 50%," kata Yuliana, Senin (5/12).

Mitra-mitra yang akan digaet oleh Mega Jiwa diantaranya dari kalangan perbankan. Sebanyak tiga sampai lima bank sedang dijajaki untuk diajak bekerja sama.

Selain itu pelaku usaha di bisnis retail juga masuk incaran. Jalur pemasaran lewat peritel ini mulai dimasuki Mega Jiwa dengan menggandeng PT Sumber Alfaria Trijaya untuk memasarkan produk kecelakaan diri bernama Mega Personal Accident.

Penjualan lewat perbankan memang masih jadi andalan perseroan. Yuliana menyebut, saluran bancassurance masih mendominasi pencapaian bisnis Mega Jiwa. Sebesar 60% dari portofolio premi berasal dari kanal tersebut.

Porsi terbesar berasal dari sister company yakni Bank Mega. Lalu, sebagian lagi dari berbagai bank lain termasuk dari kalangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×