kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Asuransi Wahana Tata mengerek porsi deposito


Rabu, 15 Agustus 2018 / 17:08 WIB
Asuransi Wahana Tata mengerek porsi deposito
ILUSTRASI. Presiden Direktur Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wanandi (tengah)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Porsi investasi asuransi umum di keranjang deposito semakin meningkat. Tren ini diperkirakan akan terus naik dalam beberapa waktu ke depan.

Hal ini pun masuk dalam rencana PT Asuransi Wahana Tata (Aswata). Direktur Utama Aswata Christian Wanandi menyebut, pihaknya berencana menambah investasi pada instrumen deposito di paruh kedua tahun ini, sejalan dengan imbal hasil yang menarik setelah kenaikan suku bunga bank sentral.

Menurut dia, portofolio investasi perusahaannya saat ini masih diisi oleh deposito sekitar 40%. Kemudian, porsi dari surat berharga juga mencapai sekitar 40% dari total jumlah investasi. Sementara sisanya ditempatkan di sejumlah instrumen lain, mulai dari reksadana hingga saham.

Dengan tren kenaikan bunga deposito, Christian menilai pihaknya bisa mendorong porsi investasi di keranjang ini menjadi sekitar 50%. "Mungkin bisa bertambah antara 10% sampai 15% lagi sambil melihat tren bunga," kata dia, Rabu (15/8).

Di sisi lain, volatilitas di pasar saham juga ikut mempengaruhi rencana investasi perseroan. Pasalnya kinerja di instrumen saham dan reksadana diakui ikut menekan investasi Aswata.

Makanya, dana dari kedua instrumen ini paling memungkinkan untuk dialihkan ke deposito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×