kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

AXA Mandiri luncurkan asuransi sakit jantung


Rabu, 13 Desember 2017 / 14:06 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis asuransi kesehatan masih dianggap serius oleh pelaku asuransi jiwa. Salah satunya PT Axa Mandiri Financial Service yang menelurkan produk baru berlabel Asuransi Mandiri Heart Protection.

Produk baru ini menanggung risiko keuangan akibat penyakit jantung dan stroke yang diderita nasabah. Dua penyakit ini mulai makin banyak diderita oleh kalangan usia muda dan biasanya menimbulkan beban finansial yang tidak kecil. Sementara itu, risiko kematiannya pun besar.

Terlebih, Presiden Direktur Axa Mandiri Jean-Philippe Vandenschrick menyebut, perubahan pola hidup masyarakat dewasa ini makin memudahkan masyarakat terkena penyakit jantung. "Asuransi Mandiri Heart Protection ini memiliki berbagai keunggulan untuk menjawab kebutuhan perlindungan jiwa dan risiko penyakit jantung atau stroke baik untuk kaum muda maupun dewasa," kata dia, Rabu (13/12).

Besarnya biaya pengobatan akibat penyakit jantung ini membuat perlindungan melalui asuransi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan lagi.

Produk baru ini sendiri dipasarkan kepada masyarakat berusia antara 18 tahun sampai 55 tahun, dengan maksimum pertanggungan hingga usia 65 tahun.

Director of Alternative Distribution Axa Mandiri Henky Oktavianus menambahkan, salah satu keunggulan dari produk ini adalah premi yang terjangkau dan variatif. Mulai dari Rp 70.000 hingga Rp 1,17 juta per bulan. "Selain itu bagi nasabah yang didiagnosis penyakit jantung akan langsung dibayarkan klaimnya," ungkap dia.

Untuk nilai manfaatnya, antara Rp 50 juta sampai Rp 250 juta. Sementara dari sisi pemasaran, Henky bilang produk anyar ini akan dijual lewat saluran telemarketing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×