kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.043   35,00   0,19%
  • IDX 6.265   30,69   0,49%
  • KOMPAS100 821   3,27   0,40%
  • LQ45 627   2,57   0,41%
  • ISSI 217   0,77   0,36%
  • IDX30 352   1,99   0,57%
  • IDXHIDIV20 432   1,30   0,30%
  • IDX80 94   0,30   0,32%
  • IDXV30 119   0,34   0,29%
  • IDXQ30 112   0,30   0,27%

Bank Digital Ubah Strategi Kredit, Kini Lebih Selektif Demi Jaga Kualitas


Selasa, 04 Agustus 2026 / 13:48 WIB
Bank Digital Ubah Strategi Kredit, Kini Lebih Selektif Demi Jaga Kualitas
ILUSTRASI. Fitur bank Jago (Bank Jago/Bank Jago)


Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank digital mulai lebih selektif menyalurkan kredit pada semester I 2026. Meski mayoritas masih mencatat pertumbuhan kredit di atas rata-rata industri, fokus kini bergeser ke menjaga kualitas aset dan profitabilitas.

Head of Research and Product Development Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan, bank digital mulai memasuki fase yang lebih matang.

"Walau mayoritas bank digital masih mencatat pertumbuhan kredit di atas rata-rata industri pada semester I 2026, sebagian mulai lebih selektif dalam memilih segmen, debitur, dan mitra penyaluran untuk menjaga kualitas aset," ujarnya kepada Kontan, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Bank Digital Pertahankan Bunga Deposito di Awal Agustus, Ini Daftarnya

Menurut Trioksa, strategi bank digital kini mengarah pada pemanfaatan data dan artificial intelligence (AI) dalam proses underwriting, penguatan pembiayaan berbasis ekosistem, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan kualitas aset.

Sejumlah bank digital masih membukukan pertumbuhan kredit di atas rata-rata industri. Superbank mencatat kredit Rp 13,4 triliun atau tumbuh 61% secara tahunan. Bank Jago Rp 26,6 triliun atau naik 24% secara year on year (yoy), serta Allo Bank Rp 9,54 triliun atau tumbuh 28% yoy.

Sementara itu, Bank Raya membukukan penyaluran kredit digital Rp 16,46 triliun atau naik 22,6% YoY, dengan outstanding kredit digital mencapai Rp 3,17 triliun atau tumbuh 21,2% YoY. Adapun Bank Neo Commerce (BNC) mencatat kredit Rp 7,13 triliun atau turun 11,79% YoY sebagai bagian dari strategi optimalisasi portofolio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×